KabarBaik.co Jombang– Gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) Desa/Kecamatan Peterongan, Jombang, rampung dibangun. Tuntasnya pembangunan ini menandai kesiapan koperasi desa tersebut untuk segera beroperasi sebagai pusat kegiatan ekonomi kerakyatan di tingkat desa.
Pembangunan gedung KDMP Peterongan diselesaikan dalam waktu 93 hari. Komandan Kodim 0814 Jombang Letkol Kav Dicky Prasojo melalui Komandan Koramil Peterongan, Kapten Infanteri Nasichin, mengatakan proyek ini merupakan bagian dari pelaksanaan instruksi pemerintah pusat untuk memperkuat fondasi ekonomi desa.
“Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ini merupakan perintah komando atas sesuai instruksi Presiden. Saat ini pengerjaannya sudah selesai 100 persen,” kata Nasichin, Senin (1/2).
Menurut Nasichin, keberadaan gedung koperasi yang representatif dan berada di lokasi strategis membuka peluang besar bagi pengembangan berbagai unit usaha desa. Ia menilai koperasi dapat menjadi penggerak ekonomi mandiri apabila dikelola secara partisipatif dan profesional.
“Dengan bangunan yang memadai dan lokasi yang strategis, koperasi desa bisa mengembangkan usaha dan benar-benar menjadi penggerak ekonomi masyarakat,” ujarnya.
KDMP Peterongan dirancang sebagai pusat pelayanan ekonomi rakyat. Selain menyediakan kebutuhan pokok masyarakat, koperasi ini juga akan menjadi sarana pemasaran produk lokal serta wadah usaha bersama warga desa.
Nasichin menambahkan partisipasi warga menjadi kunci keberhasilan koperasi. Masyarakat dapat bergabung sebagai anggota melalui mekanisme simpanan pokok dan simpanan wajib.
Sementara itu, Pemerintah Desa Peterongan menegaskan komitmennya untuk mendukung keberlanjutan koperasi tersebut. Kepala Desa Peterongan Ali Muzaki mengatakan lahan pembangunan KDMP berasal dari Tanah Kas Desa (TKD) yang berada di kawasan strategis dan mudah diakses warga.
“Kami sengaja menyiapkan lahan di kawasan yang mudah dijangkau masyarakat. Harapannya, koperasi ini tidak hanya berdiri secara fisik, tetapi benar-benar hidup dan menjadi pusat kegiatan ekonomi desa,” kata Ali.
Ia menjelaskan, ke depan KDMP juga akan difungsikan sebagai tempat penyimpanan hasil pertanian warga, pusat distribusi, serta ruang pelayanan bagi pelaku usaha mikro dan kecil yang selama ini belum memiliki wadah terpadu.
Harapan serupa disampaikan warga setempat. Suyanto, warga Dusun Pajaran, menilai keberadaan koperasi desa ini membuka peluang baru bagi petani dan pelaku usaha kecil.
“Kalau dikelola dengan baik, koperasi ini bisa membantu kami, mulai dari kebutuhan sembako sampai pemasaran hasil panen. Kami berharap betul koperasi ini tidak sekadar nama,” ujarnya.
Pembangunan KDMP Peterongan merupakan bagian dari program strategis nasional untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah, sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Manfaatnya nanti akan dirasakan langsung oleh masyarakat. Ini langkah awal menuju kemandirian ekonomi desa,” kata Nasichin. (*)







