Pembangunan Pabrik Bioetanol Metanol di Bojonegoro Senilai Rp 22,8 Triliun Tertahan Izin

oleh -597 Dilihat
WhatsApp Image 2025 12 04 at 11.43.55
Kawasan industri wilayah barat Bojonegoro. (Foto: Shohibul Umam)

KabarBaik.co – Rencana pembangunan pabrik bioetanol–metanol di kawasan hutan Bojonegoro belum dapat berjalan karena Kementerian Kehutanan belum menerbitkan izin pelepasan kawasan hutan. Hingga kini proses perizinan masih berlangsung.

Administratur Perhutani KPH Bojonegoro, Slamet Juwanto, menjelaskan bahwa pabrik tersebut akan dibangun di RPH Sawitrejo BKPH Clangap, tepat di sisi fasilitas Gas JTB. Perhutani telah menyiapkan lahan seluas 5.130 hektare, terdiri atas 130 hektare untuk lokasi pabrik dan 5.000 hektare untuk penanaman sorgum sebagai bahan baku.

Slamet memaparkan bahwa sebagian lahan akan dimanfaatkan sebagai kebun bibit sorgum. Nantinya, petani penggarap hutan akan menanam sorgum dengan sistem tumpangsari. “Industri bioetanol ini memberikan multiplier effect bagi peningkatan pendapatan petani hutan,” ujarnya, Kamis (4/12).

Dari sisi investasi, proyek pabrik etanol–metanol ini diperkirakan menelan biaya Rp 22,8 triliun. Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bojonegoro, Joko Tri Cahyono, menyebut pembangunan ditargetkan mulai pada 2027. “Untuk etanol–metanol ini, insyaallah mulai dibangun tahun 2027. Ini termasuk proyek strategis nasional,” kata Joko.

Joko menjelaskan, investor dari Jepang dijadwalkan meninjau langsung lokasi rencana pembangunan pada awal 2025. Namun pihaknya belum mengetahui pasti investor mana yang akan membangun pabrik Bioetanol–Metanol di Bojonegoro.”PT BPI (Butonas Petrocimcal Indonesia) mas, tapi sampai dengan saat ini BPI belum menentukan investornya siapa,” jelas Joko.

Dia berharap kehadiran investasi berskala besar ini mampu memperkuat industri hijau serta membuka peluang ekonomi baru di Bojonegoro. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.