KabarBaik.co, Gresik – PKL Semambung, Diyorejo mendapat harapan usai lapaknya yang berdiri di saluran air ditertibkan. Pemkab Gresik menyediakan lahan untuk mereka berjualan kembali.
Kesepakatan antara Pemkab Gresik dan PKL Semambung tersebut terwujud dalam ‘Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Pemanfaatan Aset Daerah untuk Pemberdayaan Pedagang Pasca Penertiban Pedagang Dusun Semamung Desa Driyorejo dab Pemberian Bantuan Stimulan Usaha’.
“Pemkab Gresik bersama dengan paguyuban PKL Desa Semambung Driyorejo telah terjadi kesepakatan, komunikasi, dan musyawarah terbaik. Akhirnya ada jalan tengah ada solusi untuk para PKL,” ujar Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani atau Gus Yani dalam sambutannya di Ruang Putri Cempo Pemkab Gresik, Kamis (18/6).
Gus Yani mengatakan Pemkab Gresik menyediakan lahan seluas 1.000 meter persegi untuk para PKL mendirikan lapak agar bisa berjualan kembali yang lokasinya ada di Desa Petiken. Karena berdiri di atas lahan pemkab, kata Gus Yani, maka akan ada retribusi yang menyertai.
“Ada retribusi yang dikerjasamakan yakni Rp 25 juta per tahun. Tapi untuk 6 bulan awal gratis,” kata Gus Yani.
Gus Yani menambahkan selain menyediakan lahan, Pemkab Gresik juga memberi bantuan modal kerja senilai Rp 5 juta untuk 43 PKL Semambung. Bantuan ini merupakan stimulan untuk pedagang.

“Bantuan ini dari pemkab untuk 27 PKL yang ber KTP Gresik dan dari perusahaan di sekitar lokasi untuk PKL ber KTP luar Gresik,” lanjut Gus Yani.
Gus Yani berharap lahan yang telah disediakan bisa dikelola dengan baik oleh paguyuban PKL Semambung selama kontraknya yang 5 tahun. Gus Yani juga berhara[ kegiatan usaha para PKL nantinya bisa berjalan dengan baik dan sukses.
“Ini menjadi satu perbuatan hukum yg berada di jalan tengah kebijakan yang bisa diterima oleh seluruh pihak. Dan mudah-mudahan kita doakan bersama pada pedagang Semambung bisa berjalan (berusaha) dengan baik dan sukses,” tandas Gus Yani.
Sementara itu salah satu perwakilan pedagang Amri Waldi mengatakan lokasi baru yang disediakan Pemkab Gresik berjarak sekitar 4-5 km dari lokasi sebelumnya. Lokasi baru ini terletak sekitar 25 meter dari jalan. Lokasi ini ada di Desa Petiken atau di belakang Pasar Petiken, Driyorejo.
“Kami optimis lokasi yang baru akan ramai. Kalaupun sekarang misalnya tidak ramai, barangkali dengan kehadiran kami yang banyak, maka tempat itu akan jadi ramai,” kata Amri. (Adv)






