KabarBaik.co, Mataram – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) memastikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-81 tahun ini akan melibatkan lebih banyak masyarakat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu mengemuka dalam rapat koordinasi persiapan HUT RI ke-81 yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) NTB Abul Chair di Gedung Sangkareang, Kantor Gubernur NTB, Jumat (7/8).
Abul Chair meminta seluruh panitia yang telah dibentuk agar fokus menjalankan tugas masing-masing dan memperkuat koordinasi lintas bidang sehingga seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari perlombaan hingga upacara pengibaran dan penurunan bendera, dapat berjalan lancar. Menurutnya, konsep peringatan HUT RI tahun ini dirancang lebih dekat dengan masyarakat.
Selain menghadirkan berbagai perlombaan, Pemprov NTB juga menyiapkan sejumlah kegiatan baru yang mendukung program nasional sekaligus mendorong partisipasi publik. “Momentum HUT RI ini ingin menggugah rasa memiliki seluruh masyarakat terhadap kemerdekaan yang telah diperjuangkan selama 81 tahun. Bukan hanya menjadi milik pemerintah, tetapi menjadi perayaan bersama seluruh masyarakat NTB,” ujarnya.
Asisten I Setda NTB, Fathul Gani mengatakan, seluruh bidang kepanitiaan, termasuk unsur TNI dan Polri, telah menyampaikan kesiapan masing-masing untuk mendukung rangkaian kegiatan hingga puncak peringatan pada 17 Agustus 2026. Dalam rapat tersebut juga disepakati peserta upacara akan mengenakan pakaian adat Nusantara.
Selain itu, pegawai PPPK paruh waktu di lingkungan Pemprov NTB akan dilibatkan dalam pembagian dan pemasangan Bendera Merah Putih di lingkungan masyarakat. Fathul Gani menjelaskan, rangkaian kegiatan yang dimulai pada 7 Agustus 2026 dengan melibatkan masyarakat, aparatur pemerintah, serta unsur TNI dan Polri.
Berbagai kegiatan yang disiapkan antara lain bazar UMKM, hiburan rakyat, pertunjukan tarian kolosal NTB, lomba jurakan atau panjat pinang, serta sajian kuliner khas daerah. Masyarakat juga akan diundang menghadiri upacara detik-detik Proklamasi hingga penurunan Bendera Merah Putih. Menurutnya, keterlibatan masyarakat diharapkan menjadi semangat utama peringatan HUT RI ke-81 di NTB sekaligus memberi ruang bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan dan memasarkan produknya kepada masyarakat. (*)







