Perempuan di Jember Diduga Jadi Korban Penipuan Agen PMI

oleh -70 Dilihat
IMG 20240801 WA0025
Ilustrasi kekerasan

KabarBaik.co – Ekwan, warga Dusun Mangaran, Desa Sukamakmur, Kecamatan Ajung, Jember mengalami kisah pilu. Sang istri bernama Ririn yang berniat mengadu nasib sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) justru terjebak dalam skema perdagangan orang dan menjadi TKI ilegal di Malaysia.

Tak hanya itu, perjuangan Ekwan untuk membawa pulang istrinya pun tidak mudah, karena diwarnai dengan kekerasan dan upaya pemaksaan untuk berdamai.

Ia menceritakan, awalnya sang istri Ririn tergiur tawaran temannya bernama Wiwik, seorang agen PMI di Jember yang menjanjikan pekerjaan legal sebagai Asisten Rumah Tangga di Singapura dengan gaji Rp 6 juta per bulan.

Namun, kenyataan berkata lain. Ririn justru dikirim ke Malaysia dan menjadi TKI ilegal dengan biaya Rp 60 juta.

“Istri saya itu dipaksa bekerja di Malaysia tanpa dokumen resmi, dilarang memakai hijab dan dilarang beribadah,” ungkap Ekwan, Kamis (1/8).

Ia mengungkap, cerita itu ia dapat saat istrinya mengirimkan pesan melalui aplikasi Whatsapp kepadanya tentang penderitaan yang dialami.

“Saya berusaha menghubungi Wiwik untuk meminta penjelasan dan meminta bantuan dalam memulangkan istri saya. Namun, upaya komunikasi selama berbulan-bulan tak membuahkan hasil,” terangnya.

Puncaknya, pada 25 April 2024, Ekwan mengalami kekerasan fisik saat berkunjung ke rumah Wiwik.

Ia mengaku, anak Wiwik beranma Toni justru melakukan kekerasan dengan memukul dan menendang hingga mengalami lebam di kepala dan pusing.

“Saya akan melaporkan kejadian itu ke Polres Jember, termasuk laporan dugaan perdagangan orang terhadap istri saya, penganiayaan yang saya alami, dan penggelapan sepeda motor saya oleh Toni,” jelasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.