Peresmian Museum dan Rumah Singgah Marsinah Bakal Dihadiri Tokoh Buruh Internasional

oleh -111 Dilihat
WhatsApp Image 2026 05 15 at 5.35.38 PM
Museum dan Rumah Singgah Marsinah yang akan diresmikan Presiden Prabowo (Agus Karyono)

KabarBaik.co, Nganjuk – Peresmian Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Sukomoro, Nganjuk, Sabtu (16/5) besok, dipastikan menjadi perhelatan bersejarah berskala besar dan bergengsi.

Kehadiran Presiden Prabowo Subianto menjadi puncak perhatian sekaligus bukti pengakuan negara atas perjuangan almarhumah Marsinah sebagai Pahlawan Nasional. Namun, kemeriahan dan makna acara ini tak berhenti di situ saja.

Kegiatan ini juga akan diramaikan oleh deretan pejabat tinggi negara, tokoh buruh nasional, hingga nama besar dari organisasi serikat pekerja tingkat dunia yang datang khusus ke Bumi Anjuk Ladang.

“Besok juga akan hadir tokoh buruh dunia, Sekretaris Jenderal ITUC, Bapak Shoya Yoshida,” ungkap Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea, Jumat (14/5).

Kedatangan Shoya Yoshida yang menjabat sebagai Sekretaris Jenderal International Trade Union Confederation (ITUC) wilayah Asia-Pasifik, menjadi penanda penting bahwa nama Marsinah dan nilai-nilai perjuangannya telah dikenal luas dan mendapat penghormatan tinggi di mata dunia.

ITUC sendiri merupakan organisasi payung serikat pekerja terbesar dan paling berpengaruh secara global, yang menaungi ratusan juta pekerja di berbagai negara.

Kehadiran perwakilan tertinggi organisasi ini menunjukkan bahwa pesan keadilan, demokrasi, dan perlindungan hak pekerja yang diperjuangkan Marsinah di masa lalu masih sangat relevan, hidup, dan menjadi perekat solidaritas lintas negara hingga hari ini.

“Seluruh ketua konfederasi buruh di Indonesia akan hadir dalam kegiatan peresmian tersebut,” tambahnya, menegaskan bahwa acara ini menjadi momen penyatuan seluruh elemen.

Tak hanya tokoh internasional, kebersamaan dan persatuan juga akan terlihat nyata dari kekuatan gerakan buruh di dalam negeri. Andi Gani memastikan, tak ada satu pun konfederasi serikat pekerja besar di Indonesia yang absen dari momen sakral ini.

Seluruh pimpinan tertinggi dari berbagai konfederasi akan hadir berdiri berdampingan, menyatukan hati dan langkah untuk memberikan penghormatan tertinggi kepada sosok Marsinah.

Hal ini menjadikan peresmian besok bukan sekadar pembukaan gedung, melainkan deklarasi persatuan gerakan buruh Indonesia di bawah satu kenangan dan semangat perjuangan yang sama.

Dengan komposisi tamu yang luar biasa, mulai dari Kepala Negara, pejabat tinggi, tokoh dunia, hingga seluruh pimpinan serikat buruh nasional, Museum Marsinah di Nganjuk siap dinobatkan sebagai pusat sejarah dan perjuangan buruh yang paling bersejarah.

Kehadiran mereka semua adalah bukti nyata: pengorbanan Marsinah tidak sia-sia, namanya abadi, dan semangatnya terus menyala menjadi kompas perjuangan hak-hak pekerja, baik di Indonesia maupun di kawasan Asia Pasifik. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.