Peringatan Hari Jadi Kabupaten Blitar ke-702, Bupati Bicara Arah Pembangunan

oleh -98 Dilihat
IMG 20260805 WA0054
Bupati Blitar, Rijanto, saat menghadiri Pisowanan Ageng di Pendopo Ronggo Hadinegoro, Rabu (5/8). (Foto: Calvin BT)

KabarBaik.co, Blitar – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Blitar ke-702 menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar untuk melihat kembali arah pembangunan daerah. Bupati Blitar Rijanto menilai pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) perlu berjalan beriringan.

Hal itu disampaikan Rijanto saat menghadiri Pisowanan Ageng di Pendopo Ronggo Hadinegoro, Rabu (5/8). Menurutnya, pembangunan tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik. Infrastruktur memang diperlukan untuk membuka akses dan mendukung aktivitas masyarakat. Namun, di sisi lain, kemampuan masyarakat juga perlu diperkuat agar dapat berkembang secara mandiri.

“Berdaya berarti masyarakat memiliki kemampuan, kesempatan, dan kemandirian untuk berkembang. Sedangkan berjaya berarti hasil pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” kata Rijanto.

Pernyataan tersebut disampaikan sejalan dengan tema Hari Jadi ke-702 Blitar, “Manggih Raharja Blitar Kuncoro”, yang dimaknai sebagai rakyat sejahtera dan Blitar berjaya. Sejumlah indikator pembangunan turut menjadi gambaran kondisi Kabupaten Blitar. Pada 2025, angka kemiskinan tercatat 7,57 persen, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,06 persen, sedangkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berada di angka 74,43.

Di sektor infrastruktur, tingkat kemantapan jalan kabupaten meningkat dari 79,70 persen pada 2025 menjadi 80,74 persen pada 2026. Pembangunan infrastruktur juga masih berjalan. Hingga 2026, Pemkab Blitar mencatat pemeliharaan berkala jalan hotmix sepanjang 69,23 kilometer, pembangunan jalan beton 4,37 kilometer, pelebaran jalan 2,78 kilometer, serta pemeliharaan rutin pada 108 ruas jalan.

Pembangunan Jalur Pantai Selatan (Pansela) juga menjadi bagian dari pekerjaan infrastruktur yang masih berlangsung. Dari total trase Pansela di Kabupaten Blitar sepanjang 62,56 kilometer, sebanyak 38,63 kilometer atau sekitar 61,75 persen telah dibangun.

Selain infrastruktur, pemerintah daerah juga menjalankan program di bidang pertanahan. Pada tahap pertama 2025 telah diserahkan 3.132 sertifikat tanah, sementara tahap kedua 2026 sebanyak 852 sertifikat.

Rijanto mengatakan berbagai pembangunan tersebut pada akhirnya perlu diarahkan untuk memperkuat kemampuan masyarakat. Menurutnya, ukuran keberhasilan pembangunan bukan hanya seberapa banyak fasilitas yang dibangun, tetapi juga sejauh mana manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. “Berjaya berarti hasil pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Calvin BT
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.