Perkuat Budaya K3, Terminal Teluk Lamong Cetak Personel Bersertifikasi P3K

oleh -140 Dilihat
K3 TTL
PT Terminal Teluk Lamong (TTL) wujudkan pelaksanaan Sertifikasi P3K Kementerian Ketenagakerjaan RI untuk para pegawai dari berbagi Unit Kerja.

KabarBaik.co, Surabaya – Komitmen terhadap keselamatan kerja terus diperkuat PT Terminal Teluk Lamong (TTL). Salah satunya diwujudkan melalui pelaksanaan Sertifikasi Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) bersertifikasi Kementerian Ketenagakerjaan RI yang digelar selama tiga hari, 11–13 Mei 2026, di Kantor PT Terminal Teluk Lamong, Surabaya.

Kegiatan yang bekerja sama dengan PT Nusantara Traisser tersebut diikuti 17 pegawai dari berbagai unit kerja operasional. Mulai dari operator alat bongkar muat, Yard Talker, Ship Talker, Operation Ship Operator Assistant, hingga personel peralatan dan teknologi informasi.

Pelatihan ini menjadi bagian dari langkah perusahaan dalam memperkuat budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), sekaligus memastikan kesiapsiagaan penanganan keadaan darurat tersebar merata di seluruh lini operasional pelabuhan.

Pelaksanaan sertifikasi P3K tersebut juga merupakan bentuk pemenuhan regulasi K3 sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor PER.15/MEN/VIII/2008 tentang Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan di Tempat Kerja. Dalam aturan tersebut, perusahaan diwajibkan menyediakan petugas P3K yang memiliki kompetensi dan sertifikasi resmi sesuai tingkat risiko serta jumlah tenaga kerja.

Tidak sekadar pelatihan dasar, peserta mendapatkan pembekalan materi yang komprehensif, mulai dari teori hingga praktik langsung di lapangan. Materi pelatihan meliputi anatomi dan fisiologi manusia, Resusitasi Jantung Paru (RJP), penanganan pajanan bahan kimia, hingga teknik tanggap darurat dan evakuasi korban.

Pelatihan dipandu oleh instruktur berpengalaman di bidang keselamatan kerja dan penanganan keadaan darurat industri, yakni Heri Suwarsono dan Herin Fikri Naufal. Setelah mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dan evaluasi, peserta akan memperoleh sertifikat resmi yang diakui Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Sekretaris Perusahaan PT Terminal Teluk Lamong, Syaiful Anam, mengatakan pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun budaya keselamatan kerja yang kuat di lingkungan pelabuhan modern.

“Budaya keselamatan tidak hanya dibangun melalui sistem, tetapi juga melalui kesiapan dan kompetensi setiap individu dalam menghadapi situasi darurat. Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan insan TTL mampu memberikan pertolongan pertama dengan benar,” ujarnya, Rabu (13/5).

Menurutnya, kesiapan sumber daya manusia menjadi elemen penting dalam mendukung operasional pelabuhan yang aman, profesional, dan berstandar internasional.

Sementara itu, instruktur pelatihan Heri Suwarsono menegaskan bahwa kemampuan memberikan pertolongan pertama harus dimiliki setiap personel, terutama di lingkungan kerja dengan tingkat aktivitas tinggi seperti pelabuhan.

“Pelatihan ini bukan sekadar pemenuhan regulasi K3, tetapi pembekalan kemampuan dasar agar peserta mampu memberikan pertolongan pertama secara cepat, tepat, dan aman saat terjadi kondisi darurat di lingkungan kerja,” tegasnya.

Melalui pelatihan tersebut, PT Terminal Teluk Lamong berharap dapat terus menciptakan lingkungan kerja yang aman, profesional, dan berorientasi pada keselamatan. Selain itu, perusahaan juga ingin memastikan seluruh personel memiliki kesiapan dan kepercayaan diri tinggi dalam menangani situasi medis darurat demi mendukung kelancaran operasional perusahaan secara berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.