PLN UIT JBM Siagakan 1.390 Personel Jaga Keandalan Listrik Jawa Timur–Bali Selama Ramadan dan Idul Fitri

oleh -40 Dilihat
Visit Keandalan Transmisi UIT JBM
Langkah ini dilakukan untuk memastikan keandalan sistem kelistrikan selama periode Ramadan hingga Idul Fitri, ketika kebutuhan listrik masyarakat cenderung meningkat.

KabarBaik.co, Sidoarjo — Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) melalui Direktorat Transmisi dan Perencanaan Sistem menetapkan masa siaga pengamanan pasokan listrik selama 20 hari, mulai 12 Maret hingga 31 Maret 2026.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan keandalan sistem kelistrikan selama periode Ramadan hingga Idul Fitri, ketika kebutuhan listrik masyarakat cenderung meningkat.

Menindaklanjuti kebijakan tersebut, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) menyiapkan berbagai langkah strategis guna menjaga keandalan jaringan transmisi listrik di wilayah Jawa Timur dan Bali.

Sebagai bagian dari kesiapan operasional, PLN UIT JBM menyiagakan sebanyak 1.390 personel yang tersebar di seluruh wilayah kerja.

Seluruh petugas akan bersiaga selama 24 jam setiap hari sepanjang masa siaga. Mereka juga telah dibekali dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk menangani berbagai potensi gangguan pada sistem transmisi secara cepat dan tepat.

Selain kesiapan personel, PLN UIT JBM juga mendirikan 16 posko siaga yang terdiri dari 15 posko di unit layanan dan satu posko di tingkat unit induk. Posko-posko tersebut berfungsi sebagai pusat koordinasi pemantauan sistem kelistrikan sekaligus titik respons cepat apabila terjadi gangguan pada jaringan transmisi.

Kesiapan ini turut didukung dengan berbagai peralatan penunjang untuk menghadapi kondisi darurat. PLN UIT JBM menyiapkan 12 unit crane, 10 unit manlift, satu peralatan online washer, tujuh unit Emergency Restoration System (ERS), lima unit trafo mobile, serta tujuh unit DC mobile. Seluruh peralatan tersebut dipastikan dalam kondisi siap operasi guna mempercepat proses pemulihan apabila terjadi gangguan pada jaringan transmisi.

Di sisi lain, bidang logistik PLN UIT JBM juga menyiapkan berbagai material cadangan sebagai langkah antisipatif menghadapi kondisi darurat. Penempatan material tersebut telah mempertimbangkan faktor aksesibilitas dan jarak tempuh yang strategis agar dapat segera digunakan ketika terjadi gangguan peralatan di lapangan.

General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, menegaskan bahwa kesiapan ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik selama masyarakat menjalankan ibadah Ramadan hingga merayakan Idulfitri.

“Melalui kesiapan personel, peralatan, serta dukungan material cadangan, PLN UIT JBM berkomitmen menjaga keandalan sistem transmisi selama masa siaga Ramadan dan Idulfitri. Kami ingin memastikan masyarakat dapat beribadah dan merayakan hari kemenangan dengan tenang tanpa khawatir terhadap pasokan listrik,” ujar Ika Sudarmaja saat ditemui dalam kegiatan Visit Keandalan Transmisi UIT JBM, Jumat (13/3).

Dengan berbagai langkah kesiapan tersebut, PLN UIT JBM optimistis mampu menjaga keandalan sistem kelistrikan selama masa siaga Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah. Pasokan listrik di wilayah Jawa Timur dan Bali diharapkan tetap terjaga sehingga masyarakat dapat beraktivitas dan beribadah dengan nyaman.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.