Polres Lamongan Latih Relawan Penjaga Perlintasan KA, Upaya Tekan Risiko Kecelakaan

oleh -62 Dilihat
8c3eb621 82d9 4f3a 9480 378df0468065
Pelatihan relawan penjaga perlintasan KA di Mapolres Lamongan. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Lamongan – Satlantas Polres Lamongan menggelar pelatihan bagi relawan Penjaga Jalur Lintasan (PJL) guna meningkatkan keselamatan di perlintasan kereta api sebidang.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Rupatama Tatag Trawang Tungga Polres Lamongan dan diikuti relawan PJL dari berbagai wilayah di Kabupaten Lamongan.

Pelatihan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi, di antaranya PT Jasa Raharja Cabang Bojonegoro, Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan, serta perwakilan PT Kereta Api Indonesia Daop VIII.

KBO Satlantas Polres Lamongan Hadi Siswanto, mengatakan pelatihan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kewaspadaan dan kemampuan para penjaga perlintasan dalam menjalankan tugasnya di lapangan.

“Perlintasan sebidang masih menjadi salah satu titik rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas. Karena itu, peran penjaga perlintasan sangat penting dalam menjaga keselamatan masyarakat,” ujarnya, Jumat (6/3).

Ia juga memaparkan data kecelakaan lalu lintas di perlintasan sebidang di wilayah Lamongan selama periode 2024 hingga awal 2026 yang menunjukkan masih tingginya potensi risiko kecelakaan di titik-titik tersebut.

Sementara itu, Kepala Bidang Angkutan Dishub Lamongan Tony Ariyanto, menjelaskan bahwa perlintasan sebidang merupakan perpotongan antara jalur kereta api dan jalan raya pada bidang tanah yang sama, sehingga memiliki potensi risiko kecelakaan yang tinggi.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan materi mengenai peran dan tugas PT Jasa Raharja dalam memberikan santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas sesuai dengan Undang-Undang Nomor 33 dan 34 Tahun 1964.

Selain itu, tim medis dari Muhammadiyah Disaster Management Center RS Muhammadiyah Lamongan memberikan pelatihan terkait Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) serta penanganan awal korban kecelakaan.

Para relawan PJL juga diingatkan untuk selalu memiliki nomor kontak penting seperti puskesmas, rumah sakit, dan kantor kepolisian terdekat agar penanganan korban kecelakaan dapat dilakukan dengan cepat.

Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M Hamzaid, berharap melalui pelatihan ini para penjaga perlintasan semakin memahami tugas dan tanggung jawabnya serta mampu meningkatkan kewaspadaan saat bertugas.

“Dengan peningkatan kemampuan dan koordinasi yang baik, diharapkan potensi kecelakaan di perlintasan kereta api sebidang di wilayah Lamongan dapat diminimalkan,” ujarnya.(*)

 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.