Posko Pengaduan Disnaker Pasuruan Terima Lima Aduan dari Pekerja

oleh -137 Dilihat
IMG 20260319 WA0004 1
Petugas pengaduan THR di Kabupaten Pasuruan. (Foto: Zia Ulhaq)

KabarBaik.co, Pasuruan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan membuka Posko Pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaaan demi memfasilitasi masyarakat kelas pekerja di wilayah setempat memperoleh hak tunjangan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Selama dibukanya posko THR di kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pasuruan sejak 27 Februari lalu, petugas telah menerima 5 pengaduan dari para pekerja di wilayah kerjanya.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan, Rakhmat Syarifudin mengatakan, Posko THR Keagamaan yang dibuka Disnaker ini untuk menerima aduan dari pekerja.

“Selama menerima aduan kami akan langsung berkoordinasi dengan perusahaan yang bersangkutan, demi memastikan apakah pelapor atau pekerja akan mendapatkan THR atau tidak,” kata Rakhmat.

Menurut Rahmat, nantinya ada tim dari Disnaker yang akan mendampingi para pekerja di wilayah Kabupaten Pasuruan yang mengalami permasalahan terkait THR tersebut, agar hak-hak mereka bisa diberikan.

Rakhmat menyebut bahwa hingga penutupan laporan aduan, sejumlah laporan telah masuk melalui Posko THR tersebut. Ia menyampaikan bahwa jumlah aduan dan konsultasi mencapai belasan. “Dari data terakhir ada 5 aduan dan 11 konsultasi. Semua terkait nggak THR yang wajib diberikan oleh perusahaan,” terangnya.

Rakhmat menjelaskan, besaran THR yang kerap ditemuinya dalam pelaporan bervariasi dengan nominal setara dengan gaji karyawan selama satu bulan. “Bagi pekerja yang sudah bekerja minimal selama satu tahun, THR yang dibayarkan sebesar satu bulan gaji. Namun banyak pekerja kena putus kontrak sebelum satu tahun,” tutupnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini
Penulis: Ziaul Haq
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.