Prediksi Leg 2 Grand Final Proliga 2026 Putra: LavAni Selangkah Lagi Menjemput Takhta Plus Rekor

oleh -451 Dilihat
BARDIA SAADAT
Martin Atanasov salah satu pilar serangan Bhayangkara Presisi di musim Proliga 2026.

KabarBaik.co, Yogyakarta- Aroma pesta juara mulai tercium di kubu Jakarta LavAni Livin’ Transmedia. Setelah sukses membungkam Jakarta Bhayangkara Presisi dengan skor 3-1 pada leg pertama Jumat (24/4) malam, anak asuh David Lee kini hanya butuh satu kemenangan lagi pada laga leg kedua, Sabtu (25/4) pukul 19.00 WIB, untuk menyempurnakan musim 2026 dengan mahkota juara di GOR Amongrogo.

Pertanyaannya kini apakah malam ini akan menjadi panggung selebrasi rekor sempurna LavAni, ataukah Bhayangkara mampu memaksakan nafas terakhir hingga leg ketiga?

LavAni datang ke leg kedua dengan modal yang nyaris mustahil untuk dipatahkan secara logika statistik. Sejak putaran reguler hingga final, tim bentukan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini belum sekalipun tersentuh kekalahan. Kolektivitas tim yang dibangun David Lee terbukti mampu meredam armada Bhayangkara.

Bintang veteran Gyorgy Grozer diprediksi akan kembali menjadi “hulu ledak” utama. Setelah mencatatkan 22 poin di leg pertama, Grozer terbukti masih memiliki fisik prima meski bermain dalam jadwal padat.

Jika Taylor Sander tetap tampil elegan dalam menjaga receive, maka distribusi bola ke Boy Arnez akan tetap lancar, membuat LavAni sangat sulit untuk dibendung.

Di sisi seberang, Jakarta Bhayangkara Presisi menghadapi tantangan yang jauh lebih berat daripada sekadar taktik. Beban mental. Kalah lima kali berturut-turut dari tim yang sama sepanjang musim ini tentu menyisakan trauma kompetitif.

Pelatih Reidel Toiran dituntut melakukan keajaiban. Harapan Bhayangkara ada pada pundak Bardia Saadat yang harus tampil ekstra agresif sejak set pertama. Selain itu, peran Raden Ahmad Gumilar di posisi middle blocker akan menjadi kunci.

Gumilar diharapkan mampu lebih “galak” di depan net untuk meredam gempuran Grozer yang semalam tampil terlalu bebas. Jika Gumilar dan Nizar Zulfikar mampu menghidupkan serangan quick untuk memecah konsentrasi blok LavAni, Bhayangkara mungkin punya peluang mencuri kemenangan.

Format best of three memberikan tekanan luar biasa bagi kedua tim dengan kondisi kontras. Skenario LavAni juara, jika Boy Arnez dkk menang dengan skor berapapun malam ini, agregat menjadi 2-0. LavAni sah juara Proliga 2026 dan merebut kembali takhta yang sempat hilang dua musim, sekaligus mencetak sejarah juara dengan rekor kemenangan 100 persen sepanjang musim.

Skenario drama leg 3, jika Bhayangkara mampu bangkit dan memenangkan leg kedua, agregat menjadi 1-1. Laga penentuan akan digelar pada Minggu (26/4) untuk menentukan siapa raja voli Indonesia sebenarnya.

Melihat konsistensi permainan dan kedalaman skuad, LavAni diunggulkan 60-40 untuk mengakhiri persaingan malam ini. Namun, meremehkan mentalitas juara bertahan yang sedang terluka seperti Bhayangkara bisa menjadi kesalahan fatal bagi LavAni.

Pada akhirnya, malam ini GOR Amongrogo akan menentukan, apakah sejarah baru akan tercipta ataukah sang juara bertahan masih punya satu nyawa tersisa? Bisa Anda saksikan di Moji TV atau Vidio berikut linknya: https://www.vidio.com/live/20240-proliga-2026?schedule_id=5024737 (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.