KabarBaik.co – Puluhan siswa yang tergabung dalam Palang Merah Remaja (PMR) Madya SMPN 1 Bangsalsari, Kabupaten Jember, mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kepalangmeraha intensif di Markas PMI Kabupaten Jember, Sabtu (20/12).
Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman serta keterampilan teknis para relawan muda dalam misi kemanusiaan.
Sebagai bagian dari pilar relawan masa depan, anggota PMR Madya diharapkan tidak hanya menguasai teori, tetapi juga tanggap dan cekatan dalam praktik lapangan.
Membangun Karakter dan Jiwa Korsa
Rangkaian diklat diawali dengan apel pembukaan yang khidmat di halaman Markas PMI Kabupaten Jember.
Bertindak sebagai pembina apel, Narto, mewakili Ketua PMI Kabupaten Jember, M. Zainollah, menekankan pentingnya peran PMR Madya sebagai garda terdepan relawan di tingkat sekolah menengah pertama.
“PMR Madya adalah komponen vital dalam regenerasi relawan PMI. Melalui diklat ini, kalian tidak hanya belajar pertolongan pertama, tetapi juga ditempa dalam hal karakter, kedisiplinan, dan jiwa korsa,” ujar Narto.
Materi Komprehensif dan Simulasi Lapangan
Selama kegiatan, para peserta mendapatkan materi mendalam yang meliputi, Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, Keterampilan Pertolongan Pertama (PP), Perawatan Keluarga (PK) dan kepemimpinan dan kerjasama tim.
Instruktur dari PMI Kabupaten Jember juga memberikan simulasi langsung untuk menguji kesiapan mental dan fisik para siswa.
Penggemblengan ini memastikan anggota PMR SMPN 1 Bangsalsari siap diterjunkan, baik dalam lingkungan sekolah maupun membantu tugas kemanusiaan di masyarakat.
Komitmen Sekolah
Ali Murtadho, Pembina PMR Madya SMPN 1 Bangsalsari, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan sekolah terhadap pengembangan diri siswa.
“Diklat ini menunjukkan komitmen SMPN 1 Bangsalsari dalam mendukung ekstrakurikuler yang berdampak positif pada pembentukan karakter siswa yang peduli, tangguh, dan memiliki empati tinggi terhadap sesama,” pungkas Ali.(*)






