KabarBaik.co– Ribuan masyarakat memadati Alun-alun Kanigoro, Kabupaten Blitar, Sabtu (23/8) malam dalam rangka puncak peringatan Hari Jadi Blitar ke-701 dan HUT ke-80 Republik Indonesia.
Acara ini dihadiri Bupati Blitar Rijanto, Wakil Bupati Beky Herdihansyah, Gus Muhammad Iqdam, dan jajaran Forkopimda Kabupaten Blitar.
Bupati Rijanto menegaskan, seluruh rangkaian acara digelar berkat dukungan sponsor, bukan dari APBD. Ia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang berperan serta.
“Kami mohon doa restu kepada Gus Iqdam, para ulama, DPRD, forkopimda, dan masyarakat agar pemerintah daerah terus seiring sejalan. Harapan kami Blitar menjadi daerah yang berdaya, berjaya, dan baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” ujarnya.
Acara dimeriahkan Tausiyah Akbar Majelis Dakwah Sabilul Taubah bersama Gus Muhammad Iqdam dan konser musik artis lokal. Antusiasme warga tampak dari penuh sesaknya aloon-aloon hingga ke jalan sekitar.
Dalam tausiyahnya, Gus Iqdam menyampaikan pentingnya sinergi ulama dan umara demi menjaga pondasi agama dan kemakmuran.
“Agama adalah pondasi dan pemimpin adalah penjaganya. Bila pondasi rapuh, maka kemakmuran akan hilang. Karena itu, ulama dan pemimpin harus berjalan seiring,” jelasnya.
Ia juga berpesan kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu di media sosial yang belum jelas kebenarannya.
“Supaya Blitar tidak rusak adat dan akhlaknya, mari jaga kemakmuran dan kemerdekaan ini sampai akhir zaman,” kata Gus Iqdam.
Rangkaian peringatan ini sekaligus menjadi momentum kebersamaan, menghadirkan doa dan harapan agar Blitar semakin maju, makmur, dan menjadi teladan bagi daerah lain.(*)








