KabarBaik.co, Jember – Suasana Idul Fitri sudah terasa di Desa Suger Kidul, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember. Ratusan warga dan santri terpantau melaksanakan ibadah salat Idul Fitri 1447 H lebih awal pada hari ini, Kamis (19/3).
Pelaksanaan salat Id dipusatkan di masjid lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Syafi’iyah Mahfilud Duror. Tradisi merayakan lebaran mendahului ketetapan pemerintah ini memang sudah menjadi ciri khas pesantren tersebut selama bertahun-tahun.
Menurut keterangan salah satu warga sekaligus santri setempat, Imron, perbedaan waktu pelaksanaan hari raya ini didasari oleh metode penghitungan internal pesantren yang juga memulai awal Ramadan lebih awal.
“Setiap tahun, hari raya di Ponpes Mahfilud Duror memang lebih awal daripada (ketetapan) pemerintah. Hal ini karena mulainya puasa juga lebih awal,” ujarnya, Kamis (19/3).
Antusiasme jemaah tidak hanya datang dari warga lokal Desa Suger Kidul. Masjid pesantren tampak dipadati oleh jemaah yang datang dari berbagai wilayah di sekitar Jember.
Ia menjelaskan bahwa pengaruh Ponpes Mahfilud Duror cukup luas, sehingga banyak warga dari luar kabupaten yang sengaja datang untuk merayakan lebaran bersama.
“Yang salat Id di sini bukan hanya orang Jember saja. Ada juga jemaah dari Bondowoso dan beberapa daerah lainnya yang memang rutin mengikuti jadwal di sini,” tambahnya.
Meski terdapat perbedaan waktu dengan ketetapan pemerintah, pelaksanaan salat Id berlangsung dengan khidmat dan tertib. Warga sekitar pun tetap menjunjung tinggi toleransi terhadap lingkungan yang belum melaksanakan lebaran. (*)








