KabarBaik.co – Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo (Mas Adi), secara resmi membuka kegiatan sosialisasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Pasuruan Tahun 2025–2029 di Gedung Gradika Kota Pasuruan, Jumat (19/12).
Acara ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Pasuruan, Sekretaris Daerah (Sekda), Wakil Ketua DPRD, serta seluruh kepala perangkat daerah dan pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan.
Dalam sambutannya, Mas Adi menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi awal pengimplementasian visi dan misi pembangunan yang telah tertuang dalam RPJMD dan disepakati bersama. Visi pembangunan Kota Pasuruan mengusung konsep “Anugrah”, yang meliputi peningkatan pelayanan publik, mandiri ekonominya, guyub warganya, dan indah kotanya.
“Pembangunan sejatinya adalah proses yang berkelanjutan. Tidak boleh terhenti hanya karena pergantian kepemimpinan. RPJMD ini menjadi kesinambungan arah pembangunan Kota Pasuruan,” ujarnya.
Mas Adi memaparkan lima misi utama pembangunan daerah, yaitu meningkatkan tata kelola pemerintahan dan pelayanan yang responsif dan berbasis digital, mewujudkan sumber daya yang unggul melalui akses pendidikan dan kesehatan yang inklusif dan berkwalitas, akselarasi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan berbasis potensi lokal.
Selain itu, juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat berorientasi pada peran kepemudaan kebudayaan dan harmonisasi sosial, mewujudkan kota yang indah dan nyaman melalui penguatan infrastruktur ekonomi dan sosial yang berkelanjutan.
Selain itu, disampaikan pula sejumlah agenda prioritas RPJMD 2025–2029. Di antaranya target penurunan angka stunting hingga di bawah lima persen, optimalisasi peran Pelabuhan Pasuruan sebagai pelabuhan pengumpan regional bekerja sama dengan pemerintah provinsi, pembangunan pasar baru di Bugul Kidul, pendirian Islamic Center, BUMD, dan Pasuruan Kreatif Center.
Program lainnya meliputi pengembangan urban farming untuk mendukung ketahanan pangan nasional, pemberdayaan organisasi keagamaan berbasis kolaborasi, pengurangan kantong kemiskinan, kenaikan insentif RT dan RW, optimalisasi Sekolah Lanjut Usia Tangguh (SLANTANG) Mandiri, serta pemberian beasiswa bagi masyarakat miskin.
Pemkot Pasuruan juga menargetkan perbaikan layanan infrastruktur dasar seperti jalan, drainase, sanitasi, dan air bersih, perlindungan hak dasar kelompok rentan, penguatan sistem transportasi dan perparkiran, optimalisasi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan co-working space di setiap kelurahan, serta perbaikan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
“Semua program ini kami rancang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Pasuruan secara menyeluruh dan berkelanjutan,” pungkasnya. (*)








