KabarBaik.co, Pasuruan – Masyarakat Kabupaten Pasuruan khususnya wilayah timur dan selatan segera memiliki akses layanan cuci darah yang lebih dekat. Saat ini RSUD Grati sudah memiliki tujuh mesin Hemodialisis.
Mesin tersebut akan melayani para pasien cuci darah yang saat ini semakin meningkat. Dengan demikian, pasien tidak perlu lagi jauh-jauh ke Malang atau RSUD Bangil.
Direktur RSUD Grati, Dian Arie Setyawati mengatakan, seluruh persiapan untuk layanan hemodialisis terus dilakukan. Pihaknya masih menunggu terbitnya izin operasional yang menjadi salah satu syarat memberikan pelayanan kepada pasien.
“Saat ini kami masih menunggu izin operasional turun. Selain itu juga melengkapi kekurangan yang ada, sehingga nantinya bisa langsung operasional,” kata Dian.
Selain itu, komunikasi kerja sama dengan BPJS Kesehatan menjadi bagian penting agar layanan hemodialisis dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat dan para peserta JKN. “Kami berharap izin operasional turun dan bareng dengan izin kerja sama BPJS, sehingga bisa maksimal memberikan layanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Dengan tujuh mesin yang tersedia, lanjut Dian, kapasitas pelayanan dapat mencapai sekitar 50 pasien dalam satu bulan, menyesuaikan jadwal serta kebutuhan pasien.
“Trennya orang dengan gagal ginjal mulai meningkat, bisa karena pola makan, gaya hidup, penyakit gula, darah tinggi, itu yang menyebabkan gagal ginjal,” jelasnya.
Menurut Dian, keberadaan layanan hemodialisis di RSUD Grati diharapkan tidak hanya membantu pasien yang membutuhkan terapi cuci darah, tetapi juga memperpendek akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah sekitar. (*)








