KabarBaik.co — Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman warga di Dusun Karang Asem, Desa Karang Dagangan, Bandarkedungmulyo, Jombang, Selasa (13/1) siang.
Dua bangunan rumah dan gudang dilaporkan hangus terbakar, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp 700 juta.
Kalaksa BPBD Jombang Wiku Birawa Felipe Dias Quintas menjelaskan bahwa peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 14.15 WIB dan baru berhasil ditangani sepenuhnya pada pukul 16.30 WIB.
“Awalnya warga melihat kepulan asap dan api dari rumah milik Ibu Luluk sekitar pukul 14.05 WIB. Api kemudian cepat membesar dan diduga dipicu oleh korsleting listrik di salah satu ruangan,” ujar Wiku.
Menurutnya, warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, kobaran api semakin membesar dan sulit dikendalikan.
“Sekitar pukul 14.12 WIB, warga menghubungi Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jombang untuk meminta bantuan,” kata Wiku.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Pos Damkar Jombang langsung mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran (fire pumper truck) serta dua unit mobil suplai air menuju lokasi kejadian.
Tim pemadam tiba di lokasi sekitar pukul 14.35 WIB dan segera melakukan upaya pemadaman serta pembasahan untuk mencegah api merembet ke bangunan lain. Proses penanganan berlangsung hampir dua jam hingga api benar-benar berhasil dipadamkan.
“Alhamdulillah, api dapat dikendalikan dan tidak meluas ke rumah warga lainnya. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ungkap Wiku.
Adapun bangunan yang terdampak meliputi satu rumah berukuran sekitar 12 x 28 meter persegi serta satu rumah dan gudang dengan luas sekitar 6 x 29 meter persegi.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, sejumlah pihak turut terlibat, antara lain Pos Damkar Jombang, Pos Damkar Ploso dan Ngoro, Pusdalops PB, PSC, Koramil dan Polsek Bandarkedungmulyo, pihak kecamatan, Banser, perangkat desa, serta masyarakat setempat.
Saat ini, kondisi lokasi kebakaran telah dinyatakan aman dan tim pemadam kebakaran telah kembali ke markas setelah memastikan tidak ada titik api tersisa.
BPBD Jombang mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik, serta memastikan kondisi kabel dan peralatan listrik di rumah dalam keadaan aman. (*)







