Rupang Buddha Setinggi 12,3 Meter di Tunjungan Plaza Surabaya Pecahkan Rekor MURI

oleh -96 Dilihat
WhatsApp Image 2026 05 28 at 2.33.06 PM
Rupang Buddha setinggi 12,3 meter di Tunjungan Plaza Surabaya (Ist)

KabarBaik.co, Surabaya – Surabaya kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai kota toleransi. Kali ini, Young Buddhist Association (YBA) Indonesia siap menggelar Vesak Festival di Tunjungan Plaza (TP) Surabaya mulai Minggu (31/5).

Mengusung tema ‘Harmony in the Middle Way’, festival tahunan ini diyakini bakal semakin memperkuat wajah Surabaya yang harmonis dan penuh kedamaian di tengah keberagaman.

Ketua Acara Vesak Festival, William Vijadhammo, mengungkapkan bahwa gelaran yang berlangsung hingga 4 Juni 2023 ini merupakan perayaan Hari Trisuci Waisak yang sengaja dibawa ke ruang publik. Tujuannya, untuk mengenalkan nilai-nilai universal ajaran Buddha kepada masyarakat luas.

“Tahun ini kami mengangkat tema ‘Harmony in the Middle Way’. Kami ingin mengajak seluruh warga Surabaya dan sekitarnya untuk hidup harmonis dan seimbang di tengah perbedaan,” ujar William, Kamis (28/5).

Ada yang menarik dalam festival tahun ini. Pengunjung mal akan dimanjakan dengan berbagai diorama megah nan interaktif. Mulai dari diorama kelahiran calon Buddha dengan tradisi China, diorama Buddha Parinibbana, hingga Relief Gandavyuha dan Lalitavistara khas Candi Borobudur.

Tak kalah memukau, ada juga instalasi Tree of Harmony, Pilar Ashoka khas India, hingga wahana interaktif seperti Roulete Dharma (roda berputar) dan Wishing Tree tempat pengunjung bisa menuliskan harapan mereka.

Satu hal yang paling mencuri perhatian adalah kehadiran Giant Buddha berlatar tradisi Helenistik Yunani. Rupang Buddha ini berdiri kokoh menjulang tinggi di dalam mal.

“Yang paling membanggakan, dalam acara ini kami berhasil memecahkan rekor MURI rupang Buddha tertinggi di dalam gedung se-Indonesia. Tingginya mencapai 12,3 meter,” ungkap William dengan bangga.

“Tadi sudah divalidasi juga oleh notaris dan akhirnya resmi memecahkan rekor,” lanjutnya.

Nuansa toleransi di Vesak Festival ini tidak main-main. Pengunjung akan disuguhkan penampilan seni lintas budaya yang super lengkap.

Sebut saja tari tradisional Jawa Timur, angklung interaktif Jawa Barat, Barongsai, Wayang Potehi, bahkan hingga Tari Sufi khas Timur Tengah. Semuanya melebur menjadi satu dalam panggung kemajemukan.

Tak hanya itu, Vesak Festival juga berkolaborasi dengan komunitas Gusdurian untuk menggelar lomba fotografi bertema
“Toleransi Beragama”. Gerakan ini sekaligus menjadi aksi nyata kemanusiaan.

“Melalui Gusdurian, sebesar 50 persen hadiah yang diberikan kepada pemenang akan disumbangkan kepada para korban intoleransi agama,” jelas William.

Melalui festival ini, William berharap pesan damai dan persaudaraan bisa sampai ke hati warga.

“Besar harapan kami kegiatan ini turut andil dalam menjalin toleransi persaudaraan, khususnya bagi warga Surabaya, demi membawa kebahagiaan dan kedamaian yang menyatukan umat beragama di Indonesia,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Irma Hari Trisiawardani
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.