Satu Bulan Musim Penghujan, 180 Rumah di Bojonegoro Rusak Diterjang Angin Kencang

oleh -60 Dilihat
WhatsApp Image 2024 12 03 at 14.53.36
Salah satu rumah warga Bojonegoro yang rusak rata dengan tanah. (Foto: Shohibul Umam)

KabarBaik.co – Memasuki musim penghujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro mencatat sebanyak 180 rumah rusak diterjang angin kencang. Bahkan 24 diantaranya rata dengan tanah.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Bojonegoro Laela Nor Aeny mengungkapkan, sejak Oktober hingga awal Desember 2024 ini, pihaknya mencatat sebanyak 180 rumah rusak, akibat hujan deras yang disertasi dengan angin kencang.

Aeny membeberkan, 180 rumah yang rusak itu terbagi dalam 3 kategori, yakni 138 rumah mengalami rusak ringan, 18 rumah mengalami rusak sedang, dan 24 rumah mengalami rusak berat hingga rata dengan tanah.

“Kami mencatat sebanyak 24 rumah rusak berat hingga rata dengan tanah. Itu sejak Oktober hingga sekarang,” ungkap Aeny, Selasa (3/12).

Untuk rumah yang mengalami rusak ringan dan sedang, Aeny menjelaskan, pihaknya telah memberikan bantuan berupa sembako dan terpal. Sedangkan, untuk rumah yang rusak berat hingga rata dengan tanah, bisa mengajukan santunan.

“Hal itu, sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 35 tahun 2019,” tambahnya.

Pihaknya menghimbau, menjelang puncak bencana Hidrometeorologi yang diprediksi terjadi pada bulan Desember ini, para warga agar lebih waspada. Pasalnya, hujan yang terjadi akhir-akhir ini tergolong cukup ekstrim. Karena selain intensitas tinggi, juga disertai angin kencang dan petir.

“Hindari keluar rumah saat hujan, jika memang tidak ada keperluan yang penting sekali, dan hindari wilayah-wilayah yang berpotensi terjadi luapan air,” imbaunya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam


No More Posts Available.

No more pages to load.