Sejarawan Jombang Sebut Narasi Bung Karno Lahir di Ploso Aset Besar yang Harus Dikelola Serius

oleh -1443 Dilihat
Pemerhati sejarah Jombang Arif Yulianto (istimewa)

KabarBaik.co – Pemerhati sejarah Jombang, Arif Yulianto atau yang akrab disapa Cak Arif, mengingatkan pentingnya pengelolaan narasi sejarah kelahiran Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, di Ploso, Jombang.

Menurut Cak Arif, narasi sejarah tersebut bukan sekadar cerita masa lalu, melainkan aset besar yang dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekaligus menambah pendapatan daerah jika dikelola secara serius oleh Pemkab Jombang.

“Ini bukan hanya soal perspektif sejarah, tetapi sudah seharusnya menjadi komitmen bersama. Bung Karno adalah Proklamator dan Presiden pertama RI. Fakta bahwa beliau diyakini lahir di Jombang adalah kebanggaan besar,” kata Cak Arif, Sabtu (17/1).

Berdasarkan kajian Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Jombang serta penelusuran para sejarawan, Bung Karno diyakini lahir di Ploso, Jombang, pada 6 Juni 1902. Keyakinan tersebut didukung oleh sejumlah data tertulis dan cerita tutur yang berkembang di masyarakat.

Cak Arif menilai dengan dasar sejarah yang sudah ada, Pemkab Jombang seharusnya lebih responsif menangkap peluang tersebut. Ia mendorong agar situs kelahiran Bung Karno segera ditetapkan sebagai cagar budaya peringkat kabupaten, disertai langkah pelestarian dan pemanfaatan yang terencana.

“Bekas rumah kelahiran Bung Karno di Ploso informasinya masih milik pribadi. Ini seharusnya mulai dipikirkan, jika perlu dibeli oleh Pemkab. Ini jejak orang penting, dan sudah semestinya diperlakukan secara penting pula,” ujarnya.

Tak hanya itu, ia juga menekankan pentingnya perencanaan rekonstruksi bangunan, penataan lingkungan sekitar, hingga pengembangan UMKM warga setempat.

“Kalau dikelola dengan baik, ini aset luar biasa. Bukan hanya untuk sejarah, tapi juga untuk kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Sebelumnya, Budayawan Jombang, Nasrul Ilah atau Cak Nas, juga menyampaikan pandangan serupa. Ia menyebut bahwa kelahiran Bung Karno di Jombang merupakan kebanggaan tersendiri bagi daerah.

“Ini tentu menjadi kebanggaan. Bung Karno lahir di Jombang,” kata Cak Nas

Ia berharap jika kelak ditetapkan sebagai cagar budaya peringkat kabupaten, bekas rumah kelahiran Bung Karno di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, dapat dipugar oleh pemerintah.

Lebih dari sekadar destinasi wisata sejarah, Cak Nas menekankan pentingnya menjadikan situs tersebut sebagai ruang transformasi nilai-nilai kebangsaan bagi generasi muda.

“Nilai-nilai kebangsaan yang dicetuskan Bung Karno harus diajarkan, terutama kepada pelajar. Ketika dikembangkan sebagai wisata warisan sejarah, di sana juga harus ada pendidikan kebangsaan,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.