KabarBaik.co, Pasuruan – Shofy Bachtiar seorang penjaga palang pintu 105 Desa Masangan, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan yang sempat viral seiring aksi heroik menyelamatkan warga setempat yang depresi di perlintasan akan mengakhiri hidupnya.
Aksinya mendapat apresiasi dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan atas dedikasinya akan penyelamatan warga desa setempat, terhindar dari kecelakaan kereta api yang akan melintas.
“Kita datang bukan hanya memberikan bingkisan melainkan apresiasi setinggi-tingginya akan kepedulian nyawa seseorg,” kata Kepala Dishub Kabupaten Pasuruan Digdo, Rabu (29/7).
Digdo menambahkan selain memberikan apresiasi langsung kepada Shofy, dirinya juga akan membuat laporan kepada Bupati untuk mendapatkan penghargaan lebih tinggi akan kinerjanya selama ini.
“Nanti juga saya laporkan kepada Bupati bawah Shofy merupakan pegawai yang telah berjasa,” jelasnya.
Dirinya juga menyampaikan untuk menjadi penjaga perlintasan palang pintu, terlebih dahulu mengikuti pelatihan yang dilakukan oleh PT KAI agar memahami ilmu perkeretaapian.
“Semua pegawai penjaga pos perlintasan telah mengikuti pendidikan yang diadakan oleh PT KAI,” ucapnya.
Perlu diketahui kejadian percobaan bunuh diri oleh warga setempat akibat depresi yang dialami pada Minggu (26/7) malam, dalam percobaan tersebut diselamatkan oleh penjaga pos perlintasan.
Saat ini warga tersebut yang diketahui berinisial DS sudah menjalani perawatan medis di RSJ Lawang, Kabupaten Malang.







