Pos Gelap Gulita dan Petugas Terlelap, Aksi Warga Selamatkan Pengendara dari Terjangan KA Brantas di Mengkreng Viral

oleh -82 Dilihat
Tangkapan layar video viral yang memperlihatkan suasana mencekam perlintasan kereta api simpang Mengkreng, Nganjuk, saat palang pintu tidak menutup meski kereta api tengah melintas.
Tangkapan layar video viral yang memperlihatkan suasana mencekam perlintasan kereta api simpang Mengkreng, Nganjuk, saat palang pintu tidak menutup meski kereta api tengah melintas.

KabarBaik.co, Nganjuk – Sebuah insiden yang nyaris berujung petaka terjadi di perlintasan kereta api relasi Kertosono-Papar, tepatnya di persimpangan Mengkreng, Nganjuk. Palang pintu perlintasan dilaporkan sama sekali tidak menutup ketika KA 152 Brantas relasi Pasarsenen-Blitar melintas dengan kecepatan tinggi pada Rabu (22/7) dini hari, sekitar pukul 01.48 WIB.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan dan kekhawatiran yang timbul akibat kejadian ini. Keselamatan perjalanan kereta api maupun keselamatan pengguna jalan merupakan prioritas utama KAI,” ujar Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari.

Kelalaian fatal ini terungkap setelah rekaman video warga mendadak viral di media sosial. Dalam video tersebut, ruang pos penjagaan perlintasan tampak dalam kondisi gelap gulita saat si ‘ular besi’ meluncur deras.

Beruntung, kepanikan tak berujung maut berkat aksi sigap warga lokal yang pasang badan menghentikan laju kendaraan di lokasi, sementara warga lainnya berulang kali menggedor jendela pos untuk membangunkan petugas jaga yang terlelap.

“Kami tidak mentoleransi setiap bentuk pelanggaran terhadap prosedur operasional yang dapat berpotensi menimbulkan risiko keselamatan,” tegas Tohari menanggapi kelalaian personelnya.

Merespons gelombang protes masyarakat atas ketidaksiapan personelnya, pihak manajemen PT KAI Daop 7 Madiun bergerak cepat.

Petugas penjaga perlintasan yang terbukti lalai tersebut langsung dijatuhi sanksi tegas berupa pembinaan sesuai aturan internal yang berlaku, diikuti janji perketatan pengawasan di lapangan.

“Palang pintu perlintasan kereta api bukan merupakan alat pengamanan utama, melainkan hanya sebagai alat bantu, sehingga keselamatan tetap menjadi tanggung jawab setiap pengguna jalan,” imbau Tohari

Meski sempat memicu ketakutan luar biasa bagi para pengguna jalan yang melintas di tengah kegelapan malam, insiden menegangkan ini bersyukur tidak sampai memakan korban jiwa, memicu kecelakaan lalu lintas, maupun mengganggu jadwal perjalanan kereta api lainnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.