KabarBaik.co, Blitar – Jalur Blitar-Ngantang yang menghubungkan Kabupaten Blitar dengan Kabupaten Malang bakal mendapat peningkatan pada tahun depan. Pemkab Blitar menyebut perbaikan ruas jalan tersebut akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan anggaran yang tersedia.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blitar, Agus Zaenal mengatakan, peningkatan jalan menjadi salah satu agenda pembangunan infrastruktur daerah. Salah satu ruas yang mendapat perhatian adalah jalur Blitar-Ngantang.
“Untuk infrastruktur di Kabupaten Blitar, khususnya jalan, terus kami tingkatkan. Sesuai rencana, jalur Blitar-Ngantang akan mendapat perbaikan,” ujar Agus.
Menurutnya, Pemkab Blitar mendapat dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebesar Rp 10 miliar. Anggaran tersebut rencananya digunakan untuk pekerjaan peningkatan jalan pada 2027.
Pekerjaan yang direncanakan tidak hanya berupa pelapisan aspal. Ruas jalan yang menjadi sasaran akan mendapat pelapisan sepanjang sekitar 2,5 kilometer serta pelebaran badan jalan hingga sekitar lima meter.
Namun, pelebaran tidak bisa dilakukan secara seragam. Kondisi geografis di sepanjang jalur menjadi salah satu pertimbangan teknis, terutama pada sejumlah titik yang memiliki tebing. “Untuk pelebaran jalan nanti menyesuaikan kondisi di masing-masing titik. Sebab, ada bagian yang kondisinya bertebing dan ada yang tidak,” jelasnya.
Agus mengatakan, pengerjaan akan dimulai dari wilayah perbatasan Kabupaten Malang dan Kabupaten Blitar, yakni dari Kecamatan Ngantang menuju Desa Krisik, Kecamatan Gandusari. Selanjutnya, peningkatan jalan diarahkan hingga kawasan perbatasan Kecamatan Gandusari dengan Kecamatan Wlingi.
Pelaksanaan secara bertahap dilakukan lantaran anggaran yang tersedia belum memungkinkan peningkatan seluruh jalur sekaligus. Pemkab Blitar akan menyesuaikan pekerjaan dengan dukungan anggaran dari Pemprov Jawa Timur.
Selain peningkatan badan jalan, pekerjaan juga akan dilengkapi dengan utilitas pendukung untuk menunjang keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.
Agus menyebut jalur tersebut memiliki peran penting karena menjadi salah satu akses penghubung Blitar dengan wilayah Malang. Perbaikan diharapkan tidak hanya menunjang mobilitas warga, tetapi juga akses menuju kawasan wisata di wilayah perbatasan.
“Tujuannya untuk memudahkan mobilitas dan akses pariwisata antarwilayah, khususnya menuju Agrowisata Waduk Selorejo di Ngantang, Kabupaten Malang,” pungkasnya. (*)






