Siswa Belum Penuhi Kuota, Sekolah Rakyat Nganjuk Dikejar Target Soft Launching 28 Agustus

oleh -145 Dilihat
Plt Kepala Sekolah Rakyat Nganjuk, Iqbal Tawakal, saat memberikan keterangan terkait persiapan soft launching
Plt Kepala Sekolah Rakyat Nganjuk, Iqbal Tawakal, saat memberikan keterangan terkait persiapan soft launching

KabarBaik.co, Nganjuk – Persiapan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di Sekolah Rakyat Nganjuk terus dimatangkan menjelang tahun ajaran baru. Berkonsep boarding school, sekolah ini menerapkan kurikulum berbasis SOP Dikdasmen yang dipadukan dengan kurikulum keasramaan. Pihak sekolah membidik pelaksanaan soft launching pada 28 Agustus 2026 mendatang di gedung serbaguna sekolah.

“Kami merencanakan semoga tidak mengambil tanggal di 31 itu. Sedikit kita majukan untuk kita rencanakan di 28 Agustus,” ujar Plt Kepala Sekolah Rakyat Nganjuk, Iqbal Tawakal, Kamis (20/8).

Rencananya, agenda soft launching tersebut akan dihadiri langsung oleh Bupati, Wakil Bupati, serta jajaran pejabat Pemerintah Daerah Nganjuk.

Namun, di balik matangnya persiapan acara, sekolah masih harus menyelesaikan kendala pemenuhan kuota murid untuk tingkat Sekolah Dasar (SD).

“SD tetap kurang memang. SMP, SMA sudah memenuhi kuota. SD itu kurang, sehingga belum ada SK penetapan untuk SD dan sampai detik ini kita upayakan untuk pemenuhan dengan langkah-langkah yang tadi sudah kita sepakati bersama Bupati dan Wakil Bupati,” jelas Iqbal.

Berbeda dengan jenjang SMP dan SMA yang sudah memenuhi kuota serta mengantongi SK penetapan, kuota SD baru terisi 18 siswa dari total 90 kursi yang tersedia.

Menanggapi kegiatan siswa yang sempat terlihat di Pendopo beberapa waktu lalu, pihak sekolah meluruskan bahwa agenda tersebut bukanlah KBM.

“Nah, sampai detik itu kami sudah mengupayakan untuk pemenuhan tendik dan guru melalui rekomendasi nama-nama dari pemda. Guru yang dibutuhkan 31 mulai dari jenjang SD, SMP, dan SMA. Tendik ada sekitar 70-an tendik,” pungkasnya.

Proses penerimaan siswa baru harus melewati tahapan panjang, mulai dari
open house, CKG, dilanjutkan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama dua minggu, hingga masa matrikulasi selama tiga bulan sebelum KBM efektif dimulai.

Terkait pemenuhan sumber daya manusia, Sekolah Rakyat Nganjuk membutuhkan total 100 personel operasional yang terdiri dari 30 guru dan 70 tenaga kependidikan (tendik) melalui sistem CASN BKN.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.