Situbondo Nyatakan Kesiapan Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU

oleh -270 Dilihat
14ec6c09 84fa 4632 bde9 d5948b790be7
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo saat berziarah ke Makam Sunan Ampel di Surabaya. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo menyatakan kesiapan penuh untuk menjadi tuan rumah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU).

Hal ini ditegaskan langsung oleh Bupati Situbondo Yusuf Rio Prayogo, di sela kegiatan Napak Tilas Sejarah NU bersama Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo KHR. Ach. Azaim Ibrahimy pada Minggu (4/1).

Bupati yang akrab disapa Mas Rio tersebut menekankan bahwa Situbondo bukan sekadar wilayah administratif. Melainkan tanah yang memiliki ikatan emosional dan sejarah mendalam dengan kelahiran NU.

Rio mengingatkan kembali peran vital KHR. As’ad Syamsul Arifin, pahlawan nasional sekaligus ulama kharismatik asal Situbondo.

Dalam catatan sejarah, Kiai As’ad merupakan kurir pembawa amanah berupa tongkat dan tasbih dari Syaikhona Kholil Bangkalan untuk KH. Hasyim Asy’ari, yang menjadi isyarat spiritual berdirinya NU.

“Napak tilas ini bukan sekadar seremonial, melainkan pengingat sejarah penting. Kami ingin membawa semangat perjuangan para pendiri NU tersebut ke dalam pelaksanaan Muktamar mendatang,” ujarnya.

Situbondo memiliki rekam jejak sebagai tuan rumah Muktamar NU ke-27 pada tahun 1984 sebuah momen krusial saat NU memutuskan untuk kembali ke Khittah 1926. Pengalaman tersebut menjadi modal kepercayaan diri bagi Pemkab Situbondo.

“Kami sangat siap. Situbondo punya preseden sejarah menjadi tuan rumah di tengah dinamika organisasi yang tinggi. Justru dalam suasana seperti itu, Situbondo mampu menghadirkan suasana yang tenang dan kondusif bagi para kiai untuk bermusyawarah,” lanjutnya.

Dukungan Penuh Pesantren dan Logistik
Terkait infrastruktur dan akomodasi, Mas Rio memastikan sinergi antara pemerintah daerah dengan jajaran kiai serta pengasuh pondok pesantren di Situbondo sudah solid.

Rangkaian Napak Tilas Sejarah NU ini sendiri dimulai dari titik awal di Ponpes Syaikhona Kholil Bangkalan, berlanjut ke Makam Sunan Ampel Surabaya, dan berakhir di Makam KH. Hasyim Asy’ari, Tebuireng, Jombang.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.