Soal Anggota DPRD Jember Diduga Asyik Main Game saat Rapat Stunting, Ketua Komisi D: Semoga Bermuhasabah

oleh -155 Dilihat
Tangakapan layar video viral di Medsos (pak JITU)
Tangakapan layar video viral di Medsos (pak JITU)

KabarBaik.co, Jember – Jagat maya dihebohkan dengan beredarnya potongan video suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi B DPRD Jember yang menunjukkan perilaku tidak terpuji salah satu peserta rapat.

Video yang diunggah oleh akun Instagram @pak_jitu dan @aslijembermat pada Senin (11/5) malam tersebut mendadak viral dan menuai kecaman luas dari netizen.

Dalam rekaman tersebut, tampak seorang peserta rapat diduga asyik bermain game strategi Clash of Clans (CoC) melalui telepon genggamnya di tengah pembahasan serius.

Menanggapi insiden yang mencoreng citra lembaga legislatif tersebut, Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Jember Sunarsih Khoris menyatakan keprihatinannya. Ia sangat menyesalkan adanya tindakan yang dinilai tidak etis di tengah agenda resmi pemerintahan.

“Sebagai Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Jember, kami menyesalkan kejadian tersebut. Semoga beliau bisa bermuhasabah (introspeksi diri) atas kejadian tersebut,” ujarnya singkat saat dimintai tanggapan.

Rapat tersebut sejatinya dihadiri oleh Dinas Kesehatan, BPJS, serta seluruh Kepala Puskesmas se-Kabupaten Jember. Agenda utamanya adalah memastikan penanganan stunting dilakukan secara objektif dan tidak dijadikan alat kepentingan politik tertentu.

Namun, perhatian publik justru teralihkan oleh sosok yang diduga merupakan Gus Syahri Fadil Muzakki, anggota DPRD Jember dari Fraksi Gerindra. Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait mengenai kebenaran identitas sosok dalam video tersebut. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.