KabarBaik.co, Nganjuk — Bus tingkat Gunung Harta bernomor polisi B 7572 KGA ludes terbakar di Ruas Jalan Tol Nganjuk KM 631, Sabtu (1/8) dini hari sekitar pukul 00.15 WIB.
Kendaraan yang mengangkut 30 penumpang serta tiga orang kru rute Jakarta–Jember tersebut musnah dan hanya menyisakan rangka setelah si jago merah berkobar selama hampir dua jam.
“Penumpang ada 30 orang. Kalau kru, ada saya, sopir cadangan dan satu kernet. Alhamdulillah semuanya selamat,” ungkap sang sopir, Purwanto, 61, saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.
Kejadian berawal saat bus melaju dari titik keberangkatan di Pondok Cabe menuju tujuan akhir di Jember, dengan beberapa penumpang dijadwalkan turun di Surabaya dan Pasuruan.
Namun, saat melintas di wilayah Nganjuk, kepulan asap tebal mendadak muncul dari bagian depan kendaraan dan memicu kepanikan.
“Pada saat asap mengepul di bagian depan bus, saya bangunin sopir kedua dan kernet. Kemudian kami bangunkan seluruh penumpang. Sehingga semuanya berhasil keluar. Hanya saja ada beberapa barang penumpang yang terbakar,” beber pria asal Dusun Tamanrejo, Desa Tamansari, Wuluhan, Jember tersebut.
Guna menaklukkan kobaran api, sebanyak enam unit armada pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Proses pemadaman hingga pembasahan memakan waktu sekitar dua jam dan melibatkan personel gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Nganjuk serta Madiun.
“Petugas gabungan bekerja keras menundukkan api agar tidak meluas. Sementara itu, pengamanan arus lalu lintas disiagakan oleh personel Sat PJR Jatim 6 Nganjuk bersama tim Jasa Marga,” terang tim penanganan di lapangan terkait kondisi lalu lintas selama proses evakuasi.






