KabarBaik.co, Tuban – Sebanyak 376 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Tuban yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 26 resmi diberangkatka, Senin (27/4). Pemberangkatan dilakukan langsung oleh Bupati Tuban di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Tuban, disertai suasana haru dari keluarga yang mengantar.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tuban, Abdul Ghofur, memastikan seluruh jemaah dalam Kloter 26, yang terbagi dalam sembilan rombongan, berada dalam kondisi kesehatan dan laik untuk berangkat.
“Dari total 1.645 jemaah haji asal Kabupaten Tuban, sebanyak 376 orang diberangkatkan hari ini. Sisanya akan diberangkatkan secara bertahap sesuai jadwal,” jelasnya.
Berdasarkan jadwal, pemberangkatan jemaah asal Tuban akan dilakukan secara bergelombang. Kloter 27 dijadwalkan berangkat pada Selasa dini hari, disusul Kloter 28 dan 29 pada pukul 10.00 WIB dari Pendopo Kridho Manunggal. Sementara itu, rangkaian pemberangkatan akan ditutup oleh Kloter 30 pada 29 April 2026 dini hari.
Dalam pemberangkatan calon jamaah haji tahun ini, kebahagiaan turut dirasakan pasangan suami istri, Putri Yulia dan Muhammad Sofa, yang berangkat bersama dalam Kloter 26. Keduanya berhasil menunaikan ibadah haji secara bersamaan melalui skema penggabungan mahram setelah menunggu cukup lama.
“Kami sangat bersyukur bisa berangkat tahun ini. Suami mendaftar sejak 2012 dan saya pada 2018. Melalui kebijakan penggabungan mahram, Alhamdulillah kami bisa berangkat bersama,” ungkap Putri.
Sementara itu, Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, menyampaikan bahwa setibanya di Asrama Haji Embarkasi Surabaya, para jemaah akan menjalani tahap akhir administrasi dan pemeriksaan kesehatan sebelum bertolak ke Tanah Suci. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan jemaah dalam mengikuti seluruh arahan petugas demi kelancaran ibadah.
“Kami mengimbau seluruh jemaah agar menjaga kesehatan dan mematuhi regulasi yang telah ditetapkan. Semoga seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta meraih predikat haji mabrur,” ujarnya.
Terkait adanya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang turut menunaikan ibadah haji, Bupati memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tuban telah mengambil langkah strategis guna menjaga stabilitas pelayanan publik. Sejumlah posisi yang ditinggalkan sementara telah diisi oleh Pelaksana Harian (Plh), termasuk jabatan Camat Merakurak, Camat Plumpang, dan Kepala Dinas Sosial.
“Penunjukan Plh dilakukan agar fungsi administrasi dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal,” tegasnya. (*)







