Surabaya Mulai Operasikan Mesin Pirolisis, Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

oleh -298 Dilihat
WhatsApp Image 2026 01 09 at 3.52.40 PM
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya Dedi Irianto (Istimewa)

KabarBaik.co – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) resmi memulai operasional teknologi terbaru dalam penanganan sampah, yakni mesin Pirolisis yang dioperasikan pada tahun 2026 ini. Teknologi ini diproyeksikan menjadi solusi ramah lingkungan untuk mengelola limbah sekaligus menghasilkan energi terbarukan.

Kepala DLH Surabaya Dedi Irianto mengonfirmasi bahwa setelah melalui tahap uji coba, mesin tersebut kini siap beroperasi penuh.

“Barang sudah ada, kemarin sudah dicoba dan sekarang sudah mulai diuji coba. Harusnya tahun ini (2026) sudah operasional,” ujar Dedi saat memberikan keterangan, Jumat (9/1).

Dukung Produksi RDF

Mesin Pirolisis ini bekerja dengan cara memanaskan bahan organik seperti plastik, karet, atau biomassa pada suhu tinggi tanpa oksigen. Proses ini nantinya akan mengubah sampah residu menjadi produk bernilai tambah seperti bahan bakar minyak (solar, bensin), gas, dan arang (biochar).

Dedi menjelaskan bahwa mesin ini akan terintegrasi dalam sistem pengolahan sampah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) atau bahan bakar alternatif dari sampah. Meski mesin sudah siap, pembangunan fisik Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) pendukungnya baru akan dilaksanakan tahun ini.

“Mesinnya sudah jadi dan sudah beroperasi, cuma TPS Terpadunya akan dilaksanakan pembangunan tahun ini sampai Desember. Jadi (bangunan) belum dibangun masih rencana, tapi mesin Pirolisisnya sudah ada guna mengubah sampah menjadi RDF,” terangnya.

Kapasitas 150 Ton Per Hari

Terletak di lokasi yang sama dengan TPST, mesin ini memiliki kapasitas pengolahan yang cukup besar, yakni mencapai 150 ton sampah per hari. Dedi menekankan bahwa sampah yang masuk tidak langsung dibakar, melainkan melalui proses pemilahan terlebih dahulu di unit TPS 3R.

“Dipilah dulu mana yang laku dijual. Sampah yang tidak laku atau residunya baru dimasukkan ke mesin itu untuk jadi RDF,” tambah Dedi.

Uji Efektivitas untuk Skala Luas

Saat ini, Pemkot Surabaya baru mengoperasikan satu unit mesin pirolisis sebagai proyek percontohan. Dedi menyebutkan bahwa pihaknya akan memantau secara ketat efektivitas mesin ini sebelum memutuskan untuk menerapkannya di seluruh TPS 3R yang ada di Surabaya.

“Ini masih dicoba satu mesin, kita lihat efektif atau tidak. Kalau ke depannya efektif dan hasilnya baik, tentu bisa kita terapkan (di lokasi lain),” pungkasnya.

Dengan hadirnya teknologi pirolisis ini, Surabaya diharapkan dapat terus mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA Benowo sekaligus mempercepat transisi menuju kota energi mandiri melalui pengolahan limbah yang inovatif. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.