Survei Sebut 90,9 Persen Warga Dukung TransJatim Koridor 2 Malang Raya, Angkot Siap Jadi Feeder

oleh -91 Dilihat
WhatsApp Image 2026 07 28 at 1.52.02 PM
Rilis survei dan dukungan masyarakat di Gedung GKB IV Pascasarjana Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)

KabarBaik.co, Malang – Rencana pengoperasian Bus TransJatim Koridor 2 yang menghubungkan Terminal Talangagung Kepanjen, Terminal Hamid Rusdi hingga Terminal Arjosari mendapat dukungan luas dari masyarakat Malang Raya.

Dukungan itu disampaikan Dewan Kampung Nuswantara (DKN) bersama 10 organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan perwakilan pengemudi angkutan kota (angkot) dalam konferensi pers di Gedung GKB IV Pascasarjana Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Selain menyatakan sikap mendukung, forum tersebut juga merilis hasil survei persepsi publik yang dilakukan Tim Riset Independen terhadap 750 pengguna angkutan umum di Malang Raya. Survei menggunakan metode Purposive Random Sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error 3,57 persen.

Hasilnya, sebanyak 90,9 persen responden menyatakan mendukung kehadiran TransJatim Koridor 2. Rinciannya, 54,5 persen responden menyatakan setuju dan 36,4 persen sangat setuju karena layanan tersebut dinilai mampu mengurangi kemacetan sekaligus menghadirkan transportasi publik yang aman, tepat waktu, dan terjangkau.

Ketua Dewan Kampung Nuswantara Malang Raya, Ahmad Harun Al Rasid, menilai kehadiran Trans Jatim harus menjadi bagian dari perubahan yang membawa kemajuan tanpa mengorbankan masyarakat yang selama ini menggantungkan mata pencaharian di sektor angkutan umum.

“Kita berpikir perubahan yang berkemajuan tanpa harus menyingkirkan. Kalau perlu merangkul itu penting sehingga semua pihak tetap diuntungkan. Artinya harus ada win-win solution,” ujarnya, di Universitas Muhammadiyah Malang, Selasa (28/7).

Menurut Harun, DKN siap menjadi jembatan komunikasi antara komunitas pengemudi dengan pemerintah agar kebijakan tersebut dapat diterima seluruh pihak. Ia menegaskan organisasi yang dipimpinnya membuka ruang mediasi bagi kelompok yang merasa terdampak oleh kebijakan tersebut.

“Kami berharap dan membuka ruang untuk menjadi fasilitator sekaligus memediasi kawan-kawan yang merasa dirugikan dengan pihak-pihak terkait. Ini merupakan inisiasi awal untuk menjembatani masyarakat, khususnya komunitas angkutan, dengan pemerintah yang memiliki otoritas dalam kebijakan TransJatim,” ungkapnya.

Survei juga menunjukkan dukungan penuh terhadap skema angkutan pengumpan (feeder). Seluruh responden menyatakan setuju jika angkot dialihkan menjadi feeder yang melayani kawasan permukiman dan sekolah menuju halte-halte utama Trans Jatim.

Integrasi rute feeder yang melintasi kawasan Sawojajar, Oro-Oro Dowo, Soekarno-Hatta, Sukun, Bumiayu hingga kawasan sekolah juga mendapat dukungan sebesar 90,9 persen karena dinilai mampu menjangkau kebutuhan mobilitas masyarakat secara lebih merata.

Sementara itu, dari responden yang berprofesi sebagai sopir angkot dan pengemudi ojek online, mayoritas atau 87,8 persen menilai kehadiran TransJatim tidak akan berdampak negatif terhadap pendapatan mereka apabila pemerintah menjamin skema operasional feeder.

Harun menegaskan TransJatim Koridor 2 bukan sekadar proyek transportasi, melainkan kebutuhan masyarakat Malang Raya untuk memperoleh akses mobilitas yang lebih baik.

“Hasil survei membuktikan bahwa kekhawatiran akan munculnya konflik sosial di jalanan tidak beralasan. Sopir angkot siap mendukung skema feeder selama kesejahteraan mereka dijamin melalui koperasi,” tegasnya.

Melalui pernyataan sikap tersebut, DKN bersama organisasi masyarakat mendesak Pemprov Jatim dan pemerintah daerah di Malang Raya segera menyiapkan regulasi yang menjamin pendapatan pengemudi angkot melalui koperasi, mengatur trayek feeder agar tidak tumpang tindih dengan koridor utama TransJatim, serta memperkuat sosialisasi dan dialog bersama komunitas pengemudi untuk memastikan proses transisi berjalan lancar. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Putut Priyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.