KabarBaik.co, Sidoarjo – Terik matahari kembali menyengat di hampir seluruh wilayah Jawa Timur (Jatim) pada Minggu (14/6) setelah dua hari terakhir cuaca didominasi mendung hingga hujan di sejumlah daerah. Berdasarkan prakiraan BMKG Juanda, cuaca cerah diprediksi mendominasi sejak pagi hingga sore hari di sebagian besar kabupaten dan kota di Jawa Timur.
Wilayah seperti Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Pasuruan, Probolinggo, Madiun, Banyuwangi, Jember, hingga kawasan Madura diprakirakan mengalami cuaca cerah hampir sepanjang hari. Kondisi ini membuat aktivitas masyarakat kembali diwarnai paparan sinar matahari yang cukup terik, terutama pada siang hari.
Suhu udara di sejumlah daerah tercatat berada pada kisaran 30 hingga 33 derajat Celsius. Kota Pasuruan menjadi salah satu wilayah dengan suhu tertinggi yang diperkirakan mencapai 33 derajat Celsius, sementara Surabaya, Sidoarjo, Lamongan, Nganjuk, Ngawi, dan Kota Mojokerto berada di kisaran 32 derajat Celsius.
Kembalinya cuaca cerah ini menjadi indikasi menguatnya musim kemarau di Jawa Timur. Sebelumnya, hujan yang masih turun dalam beberapa hari terakhir sempat membuat cuaca terasa lebih sejuk dan langit tertutup awan pada sebagian besar wilayah meski telah memasuki periode kemarau.
Meski cuaca cerah mendominasi pada siang hari, sejumlah wilayah dataran tinggi seperti Kota Batu, Malang, Lumajang, Pacitan, dan Trenggalek diperkirakan mengalami udara kabur pada malam hingga dini hari. Kondisi tersebut umum terjadi saat musim kemarau akibat penurunan suhu udara dan kelembapan yang cukup tinggi pada malam hari.
BMKG mengimbau masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan untuk menghindari paparan sinar matahari secara langsung dalam waktu lama, terutama pada pukul 10.00 hingga 15.00 WIB saat intensitas radiasi matahari berada pada tingkat tertinggi. Masyarakat juga disarankan memperbanyak konsumsi air putih guna mencegah dehidrasi.
Selain itu, penggunaan pelindung kulit seperti tabir surya atau sunscreen sangat dianjurkan untuk membantu melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet (UV) yang dapat menyebabkan kulit terbakar, iritasi, hingga mempercepat penuaan kulit. Penggunaan topi, payung, dan pakaian berlengan panjang juga dapat menjadi perlindungan tambahan saat beraktivitas di bawah terik matahari.(*)






