Terik Matahari Kembali Menyengat Setelah 2 Hari Jatim Diselimuti Mendung dan Hujan

oleh -84 Dilihat
079589c2 b251 4df3 9bb9 66959dac8023
Ilustrasi cuaca hujan di tengah terik matahari

KabarBaik.co, Sidoarjo – Terik matahari kembali menyengat di hampir seluruh wilayah Jawa Timur (Jatim) pada Minggu (14/6) setelah dua hari terakhir cuaca didominasi mendung hingga hujan di sejumlah daerah. Berdasarkan prakiraan BMKG Juanda, cuaca cerah diprediksi mendominasi sejak pagi hingga sore hari di sebagian besar kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Wilayah seperti Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Pasuruan, Probolinggo, Madiun, Banyuwangi, Jember, hingga kawasan Madura diprakirakan mengalami cuaca cerah hampir sepanjang hari. Kondisi ini membuat aktivitas masyarakat kembali diwarnai paparan sinar matahari yang cukup terik, terutama pada siang hari.

Suhu udara di sejumlah daerah tercatat berada pada kisaran 30 hingga 33 derajat Celsius. Kota Pasuruan menjadi salah satu wilayah dengan suhu tertinggi yang diperkirakan mencapai 33 derajat Celsius, sementara Surabaya, Sidoarjo, Lamongan, Nganjuk, Ngawi, dan Kota Mojokerto berada di kisaran 32 derajat Celsius.

Kembalinya cuaca cerah ini menjadi indikasi menguatnya musim kemarau di Jawa Timur. Sebelumnya, hujan yang masih turun dalam beberapa hari terakhir sempat membuat cuaca terasa lebih sejuk dan langit tertutup awan pada sebagian besar wilayah meski telah memasuki periode kemarau.

Meski cuaca cerah mendominasi pada siang hari, sejumlah wilayah dataran tinggi seperti Kota Batu, Malang, Lumajang, Pacitan, dan Trenggalek diperkirakan mengalami udara kabur pada malam hingga dini hari. Kondisi tersebut umum terjadi saat musim kemarau akibat penurunan suhu udara dan kelembapan yang cukup tinggi pada malam hari.

BMKG mengimbau masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan untuk menghindari paparan sinar matahari secara langsung dalam waktu lama, terutama pada pukul 10.00 hingga 15.00 WIB saat intensitas radiasi matahari berada pada tingkat tertinggi. Masyarakat juga disarankan memperbanyak konsumsi air putih guna mencegah dehidrasi.

Selain itu, penggunaan pelindung kulit seperti tabir surya atau sunscreen sangat dianjurkan untuk membantu melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet (UV) yang dapat menyebabkan kulit terbakar, iritasi, hingga mempercepat penuaan kulit. Penggunaan topi, payung, dan pakaian berlengan panjang juga dapat menjadi perlindungan tambahan saat beraktivitas di bawah terik matahari.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.