Uang Tabungan Sering Hilang, Warga Desa Dukuh Mencek Jember Pasang Spanduk Peringatan Rawan Tuyul

oleh -86 Dilihat
spanduk
Spanduk peringatan yang dipasang oleh warga. (Ist)

KabarBaik.co – Warga Dusun Ampo, Desa Dukuh Mencek, Kecamatan Sukorambi, Jember dihebohkan dengan kabar adanya tuyul di daerahnya. Beberapa warga meyakini jika uang yang mereka simpan hilang.

Mereka pun mengaku resah dengan kejadian tersebut. Bahkan warga sampai memasang spanduk bertuliskan Anda Memasuki Wilayah Rawan Tuyul, Hati-hati dengan Uang Anda.

“Alasan membuat spanduk itu karena memang warga sering kehilangam, misalnya kita simpan uang 500 ribu nanti hilang seratus. Naruh lagi, hilang lagi,” ujar Selama, warga, Rabu (30/10).

Ia meyakini bahwa hilangnya uang milik warga karena adanya tuyul di daerah tersebut.

“Kalau maling kan pasti lewat pintu atau jendela dan pastinya ketahuan lewatnya masuk rumah,” katanya.

Selama menduga, tuyul itu beraksi malam hari sekitar pukul 24.00 WIB, saat warga sedang terlelap tidurnya.

“Menurut saya begitu karena aneh, apalagi yang kehilangan itu bukan satu dua orang saja.” ucapnya.

Ia menyampaikan, warga pun mengaku kesal dengan kejadian ini, mereka merasa hasil kerja keras selama ini tabung hilang.

“Wajar kali kesal, rata-rata warga sini bekerja sebagai buruh tani dan bangunan. Sudah kerja keras, diambil sama tuyul,” keluhnya.

Senada dengan Selama, Ningsih mengaku percaya akan hal itu, ia menduga uang miliknya yang hilang juga dicuri tuyul.

Bahkan ia mengungkapkan, uang bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak Rp500 ribu juga hilang.

“Ada uang iuran PKH 500 ribu uang lembar distaples hilang 4 lembar, tinggal satu lembar dan biji staplesnya, Itu uang iuran, saya kumpulin dan rencana lebaran mau dibelikan sembako dan dibagikan,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.