Ubaya Gandeng Valbury dan JFX Perkuat Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja Mahasiswa di Sektor Perdagangan

oleh -62 Dilihat
Dekan FBE Ubaya, Putu Anom Mahadwartha.
Dekan FBE Ubaya, Putu Anom Mahadwartha.

KabarBaik.co, Surabaya – Universitas Surabaya (Ubaya) terus memperkuat peran sebagai jembatan antara dunia akademik dan industri dengan mendorong peningkatan literasi keuangan sekaligus kesiapan kerja mahasiswa, khususnya di sektor perdagangan.

Melalui Fakultas Bisnis dan Ekonomi (FBE), Ubaya menjalin kolaborasi strategis dengan PT Valbury Asia Futures dan Jakarta Futures Exchange (JFX) dalam program Futures Trading Learning Program (FTLP). Program ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif tentang industri perdagangan berjangka komoditi.

Dekan FBE Ubaya, Prof. Putu Anom Mahadwartha, menegaskan pentingnya sinergi antara kampus dan pelaku industri dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

“Materi dari praktisi akan menjadi bagian dari proses pembelajaran, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga realitas di lapangan,” ujarnya di Surabaya, Rabu (15/4).

Ia menjelaskan, FTLP tidak hanya berfokus pada aspek teoritis, tetapi juga memberikan pengalaman praktis melalui simulasi trading dan interaksi langsung dengan pelaku industri. Dengan pendekatan ini, mahasiswa diharapkan mampu membedakan investasi yang sehat dengan praktik spekulatif berisiko tinggi.

“Mahasiswa juga diharapkan memiliki pemahaman yang kuat tentang standar profesionalisme di industri keuangan, sehingga siap membawa kompetensi yang aplikatif saat memasuki dunia kerja,” tambahnya.

Branch Manager PT Valbury Asia Futures Semarang, Ronald Chandra, menyebut kerja sama ini membuka akses lebih luas bagi mahasiswa untuk memahami pasar keuangan berbasis praktik. Selain itu, mahasiswa juga berkesempatan menjalani program magang di industri Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK).

“Ini menjadi bekal penting agar mahasiswa tidak hanya melek finansial, tetapi juga siap berkarier di sektor ini,” ujarnya.

Implementasi program dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari pembentukan FTLP di lingkungan kampus hingga penyelenggaraan seminar, workshop, dan kelas trading yang didampingi praktisi dari Valbury dan JFX.

Kolaborasi ini juga dirangkaikan dengan seminar bertajuk Introduction to the Futures Industry yang menghadirkan Investment Research Analyst Miftah Faridh Nasir serta Direktur Utama JFX, Yazid Kanca Surya.

Dalam paparannya, Yazid menekankan pentingnya pemahaman risiko di tengah maraknya tren investasi digital di kalangan generasi muda. Ia mengingatkan bahwa investasi bukanlah cara instan untuk meraih keuntungan. “Investasi adalah proses jangka panjang yang membutuhkan pemahaman, disiplin, serta pengelolaan risiko yang baik,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak terjebak fenomena fear of missing out (FOMO), melainkan mampu mengambil keputusan investasi secara rasional berbasis literasi dan analisis yang matang.
Melalui kolaborasi ini, Ubaya berharap dapat melahirkan talenta muda yang profesional dan kompeten, sekaligus berkontribusi nyata bagi pengembangan industri keuangan nasional, khususnya di sektor perdagangan berjangka komoditi.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.