Usai Lantik Achmad Imam Fauzi Jadi Pj Sekda Jember, Gus Fawait Tekankan Akurasi Data Kemiskinan

oleh -63 Dilihat
Pelantikan Pj Sekda Kabupaten Jember. (Ist)
Pelantikan Pj Sekda Kabupaten Jember. (Ist)

KabarBaik.co, Jember – Bupati Jember, Gus Fawait, resmi melantik Achmad Imam Fauzi sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jember.

Achmad Imam Fauzi mengisi posisi tersebut menggantikan Akhmad Helmi Luqman yang saat ini tengah menunaikan ibadah haji.

Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta camat se-Kabupaten Jember.

Gus Fawait menekankan pentingnya soliditas birokrasi sebagai fondasi utama percepatan pembangunan. Ia mengapresiasi kinerja jajaran sekda sebelumnya yang dinilai berhasil menjaga kondusivitas wilayah.

“Jember tetap kondusif sejak awal kepemimpinan kami. Semua sekda sebelumnya ikut menjaga stabilitas pemerintahan. Ini modal penting untuk bergerak lebih cepat,” ujar Gus Fawait, Rabu (13/5).

Ia juga memaparkan capaian membanggakan terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jember yang kini telah menembus angka Rp1 triliun. Namun, Gus Fawait mengingatkan agar seluruh perangkat daerah tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan performa keuangan daerah.

Terkait teknis pembangunan, Bupati mengingatkan agar setiap program direncanakan dengan matang demi menghindari celah hukum di masa depan.

“Pimpinan tidak boleh menyerahkan urusan penyusunan anggaran sepenuhnya kepada staf,” tegasnya.

Pihaknya juga meminta percepatan pembangunan harus berjalan beriringan dengan ketelitian administrasi.

“Pemkab Jember wajib mendukung program strategis Presiden Prabowo Subianto, seperti pengentasan masalah sampah dan optimalisasi Koperasi Desa Merah Putih,” katanya.

Salah satu poin krusial yang disoroti Gus Fawait adalah hasil verifikasi dan validasi (verval) data kemiskinan. Ditemukan puluhan ribu warga yang telah meninggal dunia namun administrasinya belum terhapus dari data kependudukan.

Hal ini menyebabkan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) menjadi tidak tepat sasaran. Gus Fawait menginstruksikan para camat untuk lebih proaktif dalam pembaruan data akta kematian warga.

“Ada warga meninggal belum memiliki akta kematian. Dampaknya besar terhadap akurasi program bantuan pemerintah. Kita akan lanjutkan verifikasi hingga desil berikutnya dengan melibatkan ASN, TNI, dan Polri,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.