KabarBaik.co, Banyuwangi – Usai sukses menggelar Banyuwangi BMX Supercross 2026, Sirkuit Internasional BMX Muncar kembali dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) BMX. Ajang balap sepeda nasional tersebut akan digelar pada 4-5 Juli 2026.
Indonesia Cycling Federation (ICF) memilih Banyuwangi sebagai venue Kejurnas karena memiliki sirkuit berstandar Olimpiade yang dinilai layak menggelar kompetisi bergengsi tingkat nasional hingga internasional.
Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat ICF, Jadi Rajagukguk mengatakan, Kejurnas BMX akan diikuti ratusan atlet dari berbagai daerah di Indonesia. Kejuaraan ini juga menjadi kelanjutan momentum setelah Banyuwangi BMX Supercross yang diikuti 343 peserta dari dalam dan luar negeri.
“Usai Supercross, banyak pembalap yang memilih tinggal di Banyuwangi untuk mengikuti Kejurnas. Ini menjadi perputaran ekonomi bagi warga lokal,” kata Jadi.
Menurutnya, keberadaan dua event BMX secara beruntun membuat atlet, tim official, dan keluarga pendamping lebih lama berada di Banyuwangi. Kondisi tersebut memberi dampak langsung bagi sektor usaha warga sekitar sirkuit.
Warga sekitar Sirkuit BMX Muncar mulai merasakan manfaat ekonomi dari keberadaan venue tersebut. Yuli, 50, pemilik warung makanan dan minuman di akses menuju sirkuit, mengaku omzetnya meningkat setiap kali ada kompetisi.
“Dulu di sini sepi, tapi sejak ada sirkuit jadi ramai. Kalau ada lomba seperti sekarang, warung saya tambah ramai dan omzet naik drastis,” ujar Yuli.
Selain berjualan, Yuli juga memanfaatkan peluang dengan menyewakan rumah untuk tempat tinggal peserta kompetisi. Saat Kejurnas berlangsung, rumahnya disewa oleh tim BMX dari luar daerah selama beberapa hari.
Hal serupa dilakukan Tumini, warga yang tinggal di sekitar sirkuit. Ia membuka usaha warung, penyewaan kendaraan, hingga toilet umum saat event berlangsung.
“Sirkuit BMX ini sangat menguntungkan. Karena sering ada lomba, kami ikut kecipratan rezeki,” ujarnya.






