Viral Mantan Cak Ning Surabaya dan Runner-Up Raka-Raki Jatim Suruh Kekasih Aborsi

oleh -221 Dilihat
WhatsApp Image 2026 08 10 at 11.22.03 AM
Surat pernyataan sikap paguyuban Cak & Ning Surabaya terkait viralnya anggotanya yang viral suruh kekasih aborsi (Istimewa)

KabarBaik.co, Surabaya — Nama Raka Tio, yang diketahui menyandang gelar Cak Ning Surabaya 2023 sekaligus Runner-Up Raka & Raki Jawa Timur 2026, mendadak menjadi sorotan tajam di media sosial. Pemicunya beredar tangkapan layar percakapan yang diduga melibatkan dirinya dengan seorang perempuan, yang berisi pembicaraan soal kehamilan dan dugaan perintah untuk melakukan aborsi.

Percakapan Viral: Kamu Serius Nyuruh Aku Aborsi?

Berdasarkan tangkapan layar yang beredar, perempuan tersebut menyampaikan kabar kehamilannya. Di dalam percakapan, akun yang diduga milik Raka Tio disebutkan menyebutkan batas waktu kehamilan, lalu mengarah pada saran pengguguran kandungan.

Ketika perempuan itu bertanya langsung, “Kamu serius nyuruh aku aborsi?”, balasan yang muncul justru menyebutkan alasan ketidaksiapan menghadapi pandangan lingkungan.

“Aku belum siap sanksi sosial,” demikian jawaban dalam percakapan tersebut. Kalimat itu juga disertai tambahan: “Aku juga kasihan kamu.”

Pengunggah menyebut perempuan dalam percakapan itu adalah kekasih Raka Tio. Tak hanya soal permintaan aborsi, perempuan tersebut juga mengaku mengalami kekerasan seksual.

Paguyuban Cak & Ning Surabaya Turun Tangan

Kasus ini pun segera mendapat tanggapan resmi dari Paguyuban Cak & Ning Surabaya. Melalui pernyataan sikap tertanggal 9 Agustus 2026, Paguyuban menyatakan sikap tegas.

“Segala bentuk tindakan yang berpotensi berlawanan dengan norma etika masyarakat, merendahkan martabat, melanggar batas pribadi, maupun mengarah pada kekerasan seksual tidak dapat dibenarkan dan tidak memiliki tempat dalam lingkungan organisasi,” tegas pernyataan tersebut.

Paguyuban menegaskan sedang melakukan investigasi, klarifikasi, dan pendalaman informasi dari kedua belah pihak secara menyeluruh tanpa tekanan dari pihak mana pun. Jika hasil pemeriksaan menemukan pelanggaran, akan diambil tindakan tegas sesuai ketentuan organisasi.

“Kami menegaskan tidak akan mentoleransi segala bentuk kekerasan seksual, pelecehan, intimidasi, ancaman, pembalasan, maupun tindakan lain yang merendahkan martabat manusia,” bunyi pernyataan resmi Paguyuban Cak & Ning Surabaya.

Hingga saat ini, dugaan tersebut masih dalam proses klarifikasi internal dan belum dikeluarkan kesimpulan akhir. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.