Viral Pelecehan Siswi SMK di Lombok Tengah, LPA: Bukan Sekadar Kenakalan Remaja

oleh -135 Dilihat
WhatsApp Image 2025 08 05 at 12.13.05 PM
Ilustrasi pelecehan

KabarBaik.co, Lombok Tengah – Sebuah foto yang memperlihatkan dugaan tindakan tidak senonoh oleh seorang siswa di salah satu SMK di Kopang, Lombok Tengah, viral di media sosial.

Dalam foto yang beredar, siswa laki-laki tersebut tampak memegang bagian intim teman siswinya di dalam ruang kelas. Gambar itu kemudian menyebar luas melalui sejumlah akun Facebook dan memicu beragam reaksi dari warganet.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Mataram Joko Jumadi menyayangkan peristiwa tersebut. Ia menegaskan, tindakan itu tidak bisa dianggap sebagai kenakalan remaja biasa.

“Kasus seperti ini harus diselesaikan secara serius dan tidak dianggap sekadar kenakalan anak,” kata Joko saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Rabu (13/5).

Menurut Joko, pihak Dinas Pendidikan dan instansi terkait harus segera turun tangan agar kejadian serupa tidak terulang di lingkungan sekolah.

“Lembaga pendidikan harus dijaga dari tindakan seperti itu,” ujarnya.

Joko juga menyebut pihaknya akan berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan dinas terkait untuk menindaklanjuti kasus tersebut.

“Ini kami komunikasikan dengan Polres dan Dinas Pendidikan,” tambahnya.

Ia menilai peristiwa itu menjadi tanda bahwa edukasi terkait perlindungan anak dan perilaku di lingkungan sekolah masih belum maksimal.

“Edukasi masih belum maksimal. Satgas di Dinas Pendidikan juga masih belum bergerak,” tutupnya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi terkait viralnya foto tersebut. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Arief Rahman
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.