KabarBaik.co, Surabaya – Pemadaman listrik tanpa jadwal dalam beberapa hari terakhir membuat sejumlah warga Surabaya bertanya-tanya. Listrik yang tiba-tiba padam terjadi di beberapa kawasan dengan durasi yang berbeda-beda, bahkan di sejumlah lokasi dilaporkan berlangsung lebih dari sekali dalam sehari.
Beberapa wilayah yang terdampak antara lain Karah, Dukuh Kupang, serta sejumlah kawasan lain di Kota Pahlawan. Kondisi tersebut memicu keluhan warga karena pemadaman terjadi tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Di tengah situasi itu, beredar pula pesan berantai di berbagai grup WhatsApp yang menyebut adanya pemadaman bergilir di sejumlah daerah di Jawa Timur. Informasi tersebut semakin ramai diperbincangkan seiring meningkatnya laporan masyarakat terkait gangguan pasokan listrik.
Menanggapi kondisi tersebut, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur akhirnya memberikan penjelasan resmi. PLN memastikan sistem kelistrikan Jawa masih dalam kondisi beroperasi dan terkendali.
Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UID Jawa Timur Dana Puspita Sari mengatakan pihaknya saat ini memang menerapkan manajemen beban secara terbatas dan terukur di sejumlah wilayah.
“Untuk menjaga keandalan pasokan listrik kepada pelanggan, PLN melakukan manajemen beban secara terbatas dan terukur di sejumlah wilayah,” ujar Dana dalam keterangan resminya, Sabtu (20/6).
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan karena adanya kendala teknis operasional pada sistem pembangkit. Selain itu, dua unit pembangkit berkapasitas besar juga mengalami gangguan sehingga belum dapat beroperasi secara optimal. Akibat kondisi tersebut, kemampuan pasokan listrik pada sistem Jawa mengalami penurunan.
Untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan listrik, PLN melakukan pengaturan operasi sistem secara sementara. Meski demikian, PLN menegaskan gangguan pada dua pembangkit tersebut tidak menyebabkan pemadaman total atau blackout pada sistem kelistrikan Jawa.
Saat ini, perusahaan pelat merah itu terus melakukan berbagai langkah percepatan pemulihan. Salah satunya dengan mengoptimalkan pasokan dari pembangkit lain yang masih beroperasi serta melakukan pengaturan sistem secara berkala.
“PLN terus bekerja sama melakukan percepatan pemulihan, mengoptimalkan pasokan dari pembangkit lain, serta melakukan pengaturan operasi sistem guna menjaga keseimbangan pasokan dan kebutuhan listrik serta meminimalkan dampak kepada pelanggan,” jelas Dana.
Dalam keterangannya, PLN belum merinci wilayah mana saja yang terdampak maupun berapa lama manajemen beban akan berlangsung. Namun perusahaan memastikan langkah tersebut hanya bersifat sementara.
“Manajemen beban ini bersifat sementara dan akan segera dihentikan secara bertahap seiring dengan membaiknya kondisi pasokan sistem,” tegasnya.
PLN juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama proses pemulihan berlangsung. Perusahaan berharap kondisi pasokan listrik dapat kembali normal dalam waktu dekat sehingga aktivitas masyarakat tidak lagi terganggu. (*)






