What Next? Persebaya Pesta Gol 0-7 di Kandang Semen Padang, Bruno Paraiba Cetak Hattrick

oleh -159 Dilihat
IMG 20260515 205045

KabarBaik.co, Padang – Persebaya Surabaya menyajikan pertunjukan sepak bola yang memukau dengan membantai Semen Padang 0-7 dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion H. Agus Salim, Jumat (15/5) sore. Kemenangan telak ini tidak hanya membenamkan tuan rumah, tetapi juga mengangkat Persebaya naik ke peringkat empat klasemen sementara dengan koleksi 55 poin.

Penampilan gemilang Bruno Paraiba menjadi sorotan utama. Striker asal Brasil ini mencetak hattrick di babak kedua. Total, ia kini telah mencetak 4 gol dari 10 pertandingan (325 menit bermain) bersama Persebaya. Efisiensinya terbilang tinggi meski sering masuk sebagai pemain pengganti.

Memasuki babak kedua, pelatih Bernardo Tavares langsung melakukan pergantian dengan memasukkan Koko Ari menggantikan Riyan Ardiansyah. Perubahan itu langsung berbuah manis. Baru lima menit babak kedua berjalan, Persebaya memperbesar keunggulan menjadi 0-3 lewat aksi individu Bruno Moreira. Berawal dari umpan terobosan apik Francisco Rivera, Bruno Moreira menggiring bola masuk ke kotak penalti, mengecoh Achmad Iqbal, dan menceploskan bola dengan tenang.

Petaka semakin menimpa Semen Padang pada menit ke-60. Ade Kristiano menerima kartu kuning kedua setelah melanggar keras Bruno Moreira, sehingga tuan rumah harus bermain dengan 10 orang. Keunggulan jumlah pemain membuat Persebaya semakin leluasa menguasai pertandingan.

Empat menit kemudian, Mihailo Perovic mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan terukur Jefferson Silva. Skor berubah menjadi 0-4. Usai gol tersebut, Coach Tavares memasukkan Bruno Paraiba menggantikan Mihailo Perovic.
Menit ke-66, Persebaya mendapat hadiah penalti setelah Bruno Moreira dijatuhkan di dalam kotak terlarang. Bruno Paraiba menjalankan tugas sebagai eksekutor dengan sempurna, membuat skor menjadi 0-5.

Dominasi Persebaya belum berhenti. Pada menit ke-74, Bruno Paraiba mencetak gol keduanya setelah memanfaatkan umpan silang akurat Jefferson Silva. Dengan sontekan tenang, skor berubah menjadi 0-6.

Meski sudah unggul jauh, Coach Tavares tetap menjaga agresivitas dengan memasukkan Gali Freitas dan M. Ichas menggantikan Francisco Rivera dan Toni Firmansyah. Pesta gol ditutup pada injury time menit 90+3. Bruno Paraiba mencetak gol ketiganya sekaligus hattrick melalui sundulan tajam memanfaatkan umpan silang Milos Raickovic. Skor 0-7 bertahan hingga peluit panjang.

Bagi Semen Padang, kekalahan kali ini semakin pahit karena sudah dipastikan degradasi ke Liga 2 musim depan bersama PSBS Biak. Satu slot degradasi terakhir masih diperebutkan antara Persis Solo dan Madura United.

Dengan 4 gol dari hanya 325 menit bermain, Bruno Paraiba membuktikan dirinya sebagai supersub yang sangat efektif. Kemenangan 0-7 ini juga menjadi salah satu skor terbesar di BRI Super League musim ini (terikat dengan Malut United).

Secara statistik, Persebaya mencatat 49 persen penguasaan bola, 19 tembakan (10 tepat sasaran), 12 peluang, serta 47 umpan sukses ke area sepertiga akhir pertahanan lawan.

Dalam sesi jumpa pers, Bernardo Tavares menyatakan pertandingan tidak semudah yang terlihat dari hasil akhir. “Skornya memang besar, tetapi pertandingannya tidak semudah itu,” ujar Tavares.

Dia menyoroti penurunan konsentrasi pemain pada 10–15 menit akhir babak pertama saat kehilangan bola yang harus segera diperbaiki. “Gol ketiga dan keempat menjadi titik balik yang membuat Semen Padang kehilangan momentum,” tambahnya.

Tavares juga menekankan pentingnya menjaga kerendahan hati serta fokus pada pemulihan kondisi pemain. “Sekarang fokus kami recovery dan melihat kondisi pemain. Beberapa pemain belum 100 persen fit. Kami harus tetap rendah hati dan tidak terlena,” katanya.

Persebaya masih menyisakan satu laga lagi melawan Persik Kediri dalam Derbi Jatim di Stadion Gelora Bung Tomo ( GBT) , Sabtu (23/5) sore, pukul 16.00 WIB. Jika mampu meraih kemenangan, Bruno dkk akan mengakhiri musim dengan 58 poin dan berpeluang untuk mengamankan posisi ke-4.

Namun persaingan di papan tengah atas masih sangat ketat. Dewa United (53 poin dari 32 laga) bisa merebut posisi ke-4 jika menyapu bersih dua laga sisanya. Sementara Persebaya berisiko melorot hingga posisi ke-6 apabila Malut United (52 poin dari 32 laga) juga memenangkan dua laga sisanya, mengingat saat ini goal difference (GD) Persebaya dan Malut United sama-sama berada di angka 21.

Kendati nanti finis di peringkat ke-4 sama seperti musim lalu, hasil akhir klasemen dinilai kurang krusial. Yang jauh lebih penting adalah persiapan musim depan untuk merebut gelar juara Liga Super Indonesia bertepatan dengan ulang tahun ke-100 atau 1 Abad sebagai klub legendaris Jawa Timur. Wani! (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.