Wujudkan Back to Nature, PKB Jember Ganti Wadah Daging Kurban dari Kantong Plastik ke Besek dan Daun Jati

oleh -116 Dilihat
IMG 20260527 WA0021 1
Wadah besek yang digunakan PKB Jember untuk pembagian daging kurban. (Foto: Aji)

KabarBaik.co, Jember – Ada pemandangan menarik dan konsisten yang terus dipertahankan dalam proses pembagian daging kurban oleh DPC PKB Jember. Guna menekan angka sampah plastik, mereka secara konsisten menerapkan konsep ramah lingkungan (eco-friendly) dalam mendistribusikan daging kepada masyarakat.

Ketua DPC PKB Jember, Ayub Junaidi mengatakan, sejak dua tahun lalu, pihaknya telah sepenuhnya meninggalkan penggunaan kantong plastik sekali pakai sebagai wadah daging. Sebagai gantinya, mereka menerapkan konsep back to nature dengan memanfaatkan wadah dari anyaman bambu atau biasa disebut besek yang dilapisi dengan daun jati segar.

“Alhamdulillah sejak dua tahun lalu kami sudah tidak memakai kemasan dari plastik, kita back to nature. Jadi memakai istilahnya kalau di Jember itu besek, dibungkus dengan daun jati,” ujar Ayub, Rabu (27/5).

Ayub menekankan penggunaan daun jati dan besek bambu ini dipilih bukan tanpa alasan atau sekadar ikut-ikutan tren lingkungan. Selain terbukti ampuh mengurangi limbah plastik yang sulit terurai, penggunaan bahan alami tersebut dipercaya memiliki keunggulan tersendiri secara higienis.

“Kombinasi besek dan daun jati mampu menjaga sirkulasi udara dengan baik. Jadi lebih efektif untuk menjaga kualitas daging kurban agar tetap segar, tidak cepat membusuk, dan tetap higienis saat diterima oleh warga,” ungkapnya

Ia berharap langkah konsisten ini dapat menjadi inspirasi bagi masjid dan lembaga lain di Jember bahkan di seluruh Indonesia untuk mulai beralih ke kemasan tradisional yang jauh lebih aman bagi bumi. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.