KabarBaik.co, Gresik – Razia gabungan yang digelar Satpol PP Kabupaten Gresik di lima lokasi warung remang-remang tidak hanya menyasar penertiban, tetapi juga mengungkap temuan dari hasil pemeriksaan kesehatan dan tes narkoba terhadap para pemandu lagu (LC) serta pemilik warung.
Dari 50 orang yang menjalani pemeriksaan, tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik menemukan seorang pramusaji yang terjaring dalam razia di kawasan Duduksampeyan positif HIV/AIDS dan sifilis.
“Selain itu, hasil tes urine yang dilakukan BNN juga menunjukkan seorang pramusaji yang terjaring di kawasan Jalan Noto Prayitno positif menggunakan narkotika jenis sabu,” ungkap Kepala Satpol PP Gresik Agustin Halomoan Sinaga, Minggu (26/7).
Temuan tersebut menjadi tindak lanjut dari operasi cipta kondisi yang digelar Satpol PP bersama Polres Gresik, Kodim 0817 Gresik, Garnisun, Subdenpom/CPM, BNN, dan Dinas Kesehatan pada Sabtu (25/7) malam hingga Minggu (26/7) dini hari.
Petugas selanjutnya akan melakukan penanganan sesuai kewenangan masing-masing instansi. Pramusaji yang dinyatakan positif HIV/AIDS dan sifilis akan mendapat tindak lanjut medis dari Dinas Kesehatan, sedangkan pramusaji yang positif sabu akan menjalani proses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.(*)






