56 Orang Tewas-21 hilang Akibat Banjir dan Longsor di Sri Lanka

oleh -346 Dilihat
flood
Kondisi banjir di Sri Lanka (Lankapuvath)

KabarBaik.co – Sedikitnya 56 orang tewas dan 21 lainnya hilang dalam banjir besar selama sepuluh hari dan tanah longsor di Sri Lanka.

Operasi penyelamatan terus berlanjut di daerah-daerah yang terdampak parah karena negara kepulauan tersebut masih berada dalam kondisi cuaca buruk, termasuk hujan lebat, banjir yang meningkat, dan tanah longsor sejak 17 November.

Bencana alam tersebut mengganggu kehidupan di beberapa distrik, lapor surat kabar lokal berbahasa Inggris, Daily Mirror.

Menurut Pusat Manajemen Bencana, 14 orang terluka, sementara lebih dari 43.991 orang dari 17 distrik terdampak parah oleh cuaca buruk.

Presiden Sri Lanka Anura Kumara Dissanayake telah memerintahkan pengerahan lebih dari 20.000 personel militer untuk melakukan operasi penyelamatan, menurut Daily Mirror.

Distrik Batticaloa telah mengalami curah hujan lebih dari 300 milimeter (11,8 inci), jumlah yang sangat tinggi untuk satu periode.

Sistem tekanan rendah telah menghasilkan angin kencang dan gelombang hujan deras yang berulang di seluruh negeri.

Pihak berwenang telah mengeluarkan peringatan bahaya tanah longsor untuk delapan distrik berisiko tinggi, yang menandakan risiko serius bagi lereng curam, masyarakat di lereng bukit, dan zona rentan.

Warga di distrik-distrik tersebut diimbau untuk tetap waspada, menghindari perjalanan yang tidak perlu, dan bersiap untuk evakuasi segera. (ANTARA)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.