600 Warga Binaan Lapas Tangerang Ikuti CKG dan Skrining TBC

oleh -50 Dilihat
IMG 7489
Kegiatan cek kesehatan gratis (CKG) dan skrining tuberkulosis (TB) di Lapas Kelas I Tangerang (ANTARA/HO-Lapas Kelas I Tangerang)

KabarBaik.co, Tangerang – Sebanyak 600 warga binaan di Lapas Kelas I Tangerang telah mengikuti cek kesehatan gratis (CKG) dan skrining tuberkulosis (TB) sebagai upaya deteksi dini penyakit sekaligus peningkatan kualitas layanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan.

Kepala Bidang Pembinaan Narapidana Lapas Kelas I Tangerang, Dwi Fu’ad Jamali di Tangerang, Kamis, mengatakan kesehatan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan proses pembinaan. Karena itu, pemeriksaan kesehatan secara berkala merupakan langkah yang harus terus diperkuat agar setiap warga binaan memperoleh pelayanan kesehatan yang layak dan berkualitas.

Selama pelaksanaan, setiap warga binaan mengikuti rangkaian pemeriksaan yang meliputi registrasi, skrining gejala tuberkulosis menggunakan RANSEL TB, cek kesehatan gratis, skrining Hepatitis C, HIV, dan sifilis, pemeriksaan rontgen dada beserta pembacaan hasil, pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT), hingga pencatatan dalam Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB).

“Bagi warga binaan yang terindikasi tuberkulosis, sampel dahak dikirim ke Laboratorium RS Sitanala Tangerang untuk menjalani pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM) sebagai dasar penegakan diagnosis dan tindak lanjut pengobatan,” kata Dwi dalam keterangannya.

Sementara itu, kegiatan dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 28 hingga 30 Juli 2026. Selain itu, kegiatan ini juga implementasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Republik Indonesia sekaligus tindak lanjut kerja sama antara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan Kementerian Kesehatan dalam pelaksanaan Kick Off Nasional Cek Kesehatan Gratis dan Skrining Tuberkulosis Tahun 2026 bagi Warga Binaan.

“Pembinaan yang optimal diawali dengan kondisi kesehatan yang baik. Melalui pemeriksaan ini, kami dapat mendeteksi potensi gangguan kesehatan sejak dini sehingga penanganannya dapat segera dilakukan. Dengan begitu, warga binaan dapat mengikuti seluruh program pembinaan dalam kondisi yang lebih sehat dan produktif,” ujar Dwi.

Kepala Seksi Perawatan Lapas Kelas I Tangerang menambahkan kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pemeriksaan, tetapi juga memastikan setiap warga binaan yang membutuhkan penanganan lanjutan memperoleh layanan medis sesuai prosedur.

“Seluruh tahapan pemeriksaan dilaksanakan secara terpadu, mulai dari skrining awal hingga pemeriksaan lanjutan apabila ditemukan indikasi penyakit. Dengan sistem ini, setiap warga binaan memperoleh pelayanan yang komprehensif sehingga tindak lanjut medis dapat diberikan secara cepat, tepat, dan berkesinambungan,” jelas Tria.

Salah seorang warga binaan yang mengikuti kegiatan mengaku bersyukur atas layanan kesehatan yang diberikan. Menurutnya, pemeriksaan yang diterima tidak hanya lengkap, tetapi juga memberikan rasa dihargai dan diperhatikan.

“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya pemeriksaan kesehatan ini. Belum tentu masyarakat di luar bisa mendapatkan pemeriksaan yang lengkap dan gratis seperti yang kami terima di sini. Pelayanannya juga sangat baik, petugas melayani dengan ramah dan menjelaskan setiap tahapan pemeriksaan dengan jelas. Kami benar-benar merasakan bahwa pemerintah hadir dan memperhatikan kesehatan kami selama menjalani pembinaan,” ungkapnya. (ANTARA)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.