KabarBaik.co, Sidoarjo – Pasien RSUD Sidoarjo Barat kini tidak perlu lagi menghabiskan waktu mengantre di apotek atau instalasi farmasi untuk mengambil obat. Rumah sakit tersebut menghadirkan layanan pengiriman obat langsung ke rumah melalui kerja sama dengan JNE Sidoarjo.
Layanan tersebut resmi berjalan sejak 21 Juli 2026 setelah penandatanganan perjanjian kerja sama antara Kepala Cabang JNE Sidoarjo, Ninil Indrasari, dan Ketua Koperasi SIBAR Sehat Sejahtera RSUD Sidoarjo Barat, drg. Hary Indah Fibriany, M.Kes.
Melalui kolaborasi ini, pasien dapat memilih obat diantar langsung ke alamat tujuan dengan tarif khusus sebesar Rp 18 ribu. Kehadiran layanan tersebut diharapkan mampu memangkas waktu tunggu di area farmasi sehingga pasien bisa segera pulang dan beristirahat setelah menjalani pemeriksaan. Selain melayani pengiriman obat pasien, kerja sama juga mencakup berbagai kebutuhan logistik medis dan operasional rumah sakit.
Kepala Cabang JNE Sidoarjo Ninil Indrasari mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan menghadirkan layanan logistik yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya di sektor kesehatan.
“Kami berharap layanan pengiriman obat ini dapat memberikan kemudahan, kepraktisan, dan kenyamanan bagi para pasien RSUD Sidoarjo Barat,” ujarnya, Kamis (30/7).
Menurut Ninil, RSUD Sidoarjo Barat menjadi rumah sakit keempat di Sidoarjo yang menjalin kerja sama serupa dengan JNE. Sebelumnya, layanan pengiriman obat telah diterapkan di RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong, RS Siti Fatimah Tulangan, dan RSU Jasem Sidoarjo.
Sementara itu, Ketua Koperasi SIBAR Sehat Sejahtera RSUD Sidoarjo Barat, drg. Hary Indah Fibriany, M.Kes., menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, layanan antar obat menjadi solusi untuk meningkatkan efisiensi pelayanan sekaligus memberikan kenyamanan bagi pasien.
“Kehadiran layanan pengiriman ini menjadi solusi nyata agar pasien tidak perlu lagi mengantre lama untuk mengambil obat. Kami berharap sinergi ini membawa manfaat besar dan semakin mempermudah akses layanan kesehatan bagi masyarakat,” katanya.
Selama ini, rata-rata layanan pengiriman obat yang dijalankan JNE bersama rumah sakit mitra mencapai sekitar 50 paket setiap hari. Layanan tersebut umumnya dimanfaatkan pasien yang berdomisili cukup jauh dari rumah sakit atau menginginkan kemudahan setelah menjalani pemeriksaan.
Melalui integrasi layanan logistik ini, JNE Sidoarjo dan RSUD Sidoarjo Barat optimistis dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang lebih cepat, aman, dan praktis sehingga masyarakat memperoleh akses layanan yang semakin mudah. (*)






