KabarBaik.co, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo berencana mengubah wajah Jalan Gajah Mada Sidoarjo menjadi kawasan ikonik guna menarik lebih banyak pengunjung ke pusat kota. Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya mempercantik wajah kota sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan, langkah awal yang dilakukan adalah mengajukan perubahan status Jalan Gajah Mada dari jalan nasional menjadi jalan kabupaten. Usulan tersebut telah disampaikan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Sebagai kompensasi, Pemkab Sidoarjo mengusulkan agar pengelolaan Jalan Lingkar Timur Sidoarjo dialihkan menjadi jalan nasional. Dengan skema tersebut, pemerintah daerah dapat memiliki kewenangan lebih luas dalam melakukan penataan kawasan.
“Kalau nanti pusat menyetujui penukaran status jalan ini, kami akan menata Jalan Gajah Mada agar menjadi kawasan yang ikonik dan bisa menarik pengunjung,” ujar Subandi pada KabarBaik.co Senin (9/3).
Penataan tidak hanya menyasar perbaikan infrastruktur jalan, tetapi juga pengembangan kawasan ekonomi. Nantinya kawasan Jalan Gajah Mada Sidoarjo hingga ke arah selatan akan ditata sebagai pusat kuliner yang melibatkan pelaku UMKM dan pedagang kaki lima.
“Saya kepingin nanti ke depannya Gajah Mada itu kita buat seperti Malioboro di Jogja. Kalau statusnya masih milik pusat, saya tidak bisa intervensi untuk berbenah,” tambah Subandi.
Saat ini Pemkab Sidoarjo masih melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat terkait proses perubahan status jalan tersebut. Jika disetujui, pemerintah daerah optimistis penataan kawasan dapat segera direalisasikan dan menjadi daya tarik baru bagi masyarakat maupun wisatawan.(*)







