Ahmad Dhani Bahas Potensi Industri Kreatif di Pesantren Tebuireng

oleh -278 Dilihat
IMG 20250426 WA0005 1
Ahmad Dhani ketika hadir secara virtual Festival Pesantren Tebuireng 2025. (Foto Ist)

KabarBaik.co – Ahmad Dhani, pentolan grup band Dewa 19 yang kini menjabat sebagai anggota DPR RI, hadir di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, pada Jumat (25/4/2025) malam. Kehadirannya bukan untuk konser, melainkan untuk berdiskusi tentang peluang industri kreatif bagi generasi muda.

Dalam acara bertajuk “Bincang Santai Ngobrol Partisipatif dan Inspiratif bersama Ahmad Dhani dan Kyai serta Ibu Nyai se Pesantren Tebuireng,” Dhani berbagi pandangannya tentang peran generasi muda dalam mewujudkan Indonesia Emas di usia 100 tahun kemerdekaan.

Acara yang digelar di Halaman Utama Pondok Pesantren Putri Tebuireng ini juga menghadirkan KH Mustain Syafi’i, Ketua Dewan Masyayikh Tebuireng Jombang, sebagai narasumber. Kegiatan ini merupakan bagian dari Festival Pesantren Tebuireng 2025.

Meskipun hadir secara virtual melalui Zoom, Ahmad Dhani menekankan pentingnya pemerataan akses pendidikan, terutama di daerah tertinggal.

“Kita tidak bisa bicara soal Indonesia Emas kalau anak-anak di pelosok masih kesulitan belajar karena kurang fasilitas dan akses internet. Teknologi harus dibawa ke mereka, bukan sebaliknya,” tegasnya.

Dhani juga menyoroti potensi besar industri kreatif dalam menyerap tenaga kerja muda dan mempromosikan Indonesia di kancah internasional.

“Generasi muda kita punya talenta luar biasa. Yang perlu adalah dukungan ekosistem pendanaan, pelatihan, dan akses pasar. Jika ini dibangun dengan serius, industri kreatif bisa jadi ujung tombak Indonesia Emas,” ujarnya.

KH Mustain Syafi’i menekankan peran penting budaya sebagai kekuatan lunak (soft power) Indonesia.

“Budaya bukan hanya soal melestarikan, tapi juga mengembangkan. Kita harus berani menampilkan budaya dalam bentuk yang relevan dengan generasi sekarang, seperti melalui film, game, atau musik digital,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa budaya adalah identitas yang tidak boleh ditinggalkan di tengah arus globalisasi. KH Mustain Syafi’i juga menekankan pentingnya sinergi antara pendidikan, budaya, dan industri kreatif untuk mencapai visi Indonesia Emas.

“Ngobrol Inspiratif ini menjadi ruang diskusi yang membuka wawasan bahwa membangun Indonesia tidak hanya soal ekonomi atau infrastruktur, tetapi juga soal karakter, kreativitas, dan keberagaman budaya,” pungkasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.