KabarBaik.co – Langit Jawa Timur belum sepenuhnya bersahabat. cuaca ekstrem masih menghantui hampir seluruh wilayah Jatim, Sabtu (10/1). Dengan hujan ringan hingga hujan petir diprakirakan muncul di berbagai daerah.
Berdasarkan prakiraan BMKG Juanda, hujan diprediksi turun mulai pagi hingga sore hari. Beberapa wilayah bahkan berpotensi diguyur hujan sedang disertai petir, terutama di kawasan Jombang dan sekitarnya. Sementara daerah lain seperti Banyuwangi, Jember, Malang Raya, Pasuruan, Probolinggo, Mojokerto, hingga Bojonegoro diperkirakan akan mengalami hujan ringan yang datang silih berganti.
Wilayah pesisir utara Jawa Timur, mulai dari Surabaya, Gresik, Lamongan, Tuban, hingga Bangkalan, cenderung didominasi cuaca berawan. Meski begitu, hujan tetap berpeluang turun secara lokal, sehingga warga diimbau tidak lengah.
Tak hanya hujan, kelembapan udara yang tinggi mencapai 68 hingga 99 persen membuat sejumlah daerah berpotensi mengalami udara kabur hingga kabut. Kondisi ini diprediksi muncul di wilayah Kota Batu, Trenggalek, Tulungagung, dan beberapa kawasan perkotaan lainnya, terutama pada pagi dan malam hari.
Suhu udara di Jawa Timur sendiri berada pada kisaran 17 hingga 30 derajat Celsius, dengan hembusan angin yang cukup bervariasi. Kecepatan angin tercatat antara 3 hingga 34 kilometer per jam, mayoritas bertiup dari arah barat hingga barat laut, yang dapat memicu pohon tumbang maupun gangguan aktivitas di luar ruangan.
BMKG Juanda pun mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah, terutama pada siang dan sore hari. Warga juga diminta mengantisipasi cuaca ekstrem yang bisa berubah cepat, termasuk hujan lebat, petir, dan angin kencang.
Bagi pengendara, kondisi jalan licin dan jarak pandang terbatas patut diwaspadai. Sementara masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana diimbau tetap siaga terhadap potensi genangan, banjir lokal, hingga longsor.
BMKG memastikan akan terus memantau perkembangan cuaca dan mengajak masyarakat selalu mengikuti informasi terbaru melalui kanal resmi BMKG, agar tetap aman dan waspada di tengah cuaca yang belum stabil. (*)







