Anggaran Penanganan Stunting Pemkot Blitar Naik Jadi Rp 30 Miliar

oleh -43 Dilihat
edcc520d aa48 45c6 820c 6e7b8cb412b7
Kepala Dinas Kesehatan Kota Blitar Dharma Setiawan. (Foto: Calvin Budi Tandoyo)

KabarBaik.co– Pemerintah Kota Blitar mengalokasikan anggaran sebesar Rp 30 miliar untuk penanganan stunting pada 2025. Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun lalu yang sebesar Rp 26 miliar.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Blitar, Dharma Setiawan, mengatakan anggaran itu cukup memadai untuk mendukung upaya menekan angka stunting.

Menurutnya, program yang dijalankan tidak hanya menyasar intervensi gizi semata, tetapi juga faktor lingkungan yang memengaruhi tumbuh kembang anak.

“Bagi kami, Rp30 miliar cukup karena pendekatan yang digunakan bukan hanya spesifik, tapi juga sensitif. Keduanya kami optimalkan,” jelas Dharma, Selasa (30/9).

Ia memaparkan, pendekatan spesifik dilakukan melalui pemberian makanan bergizi dan tambahan gizi kepada ibu hamil maupun anak yang berisiko tinggi kekurangan gizi.

Sementara itu, pendekatan sensitif melibatkan lintas organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memperbaiki kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

“Mulai dari kondisi rumah, akses air minum, sanitasi, pembuangan limbah, hingga pengelolaan sampah domestik, semua berpengaruh. Justru faktor lingkungan inilah yang membawa dampak terbesar, sekitar 70 persen kasus stunting bisa terjadi karena aspek ini,” tegasnya.

Dharma menambahkan, dengan dukungan anggaran yang lebih besar serta kolaborasi lintas sektor, pihaknya optimistis angka stunting di Kota Blitar bisa terus ditekan.

“Harapan kami, angka stunting dapat turun signifikan setiap tahunnya sehingga anak-anak Blitar bisa tumbuh sehat dan lebih berkualitas,” pungkasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Calvin Budi Tandoyo
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.