Arus Kendaraan di Tiga Ruas Tol Malang Tembus 22 Ribu, Belum Ada Lonjakan Mudik

oleh -78 Dilihat
IMG 20260318 WA0019
Jalur lalu lintas di exit Tol Karanglo Kabupaten Malang. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co, Malang – Arus kendaraan di tiga ruas tol wilayah Kabupaten Malang mencapai sekitar 22 ribu kendaraan pada awal pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026. Meski demikian, kepolisian memastikan belum terlihat adanya lonjakan signifikan yang mengarah pada arus mudik Lebaran.

Kepala Unit Pengaturan Penjagaan Pengawalan dan Patroli (Kanit Turjawali) Polres Malang, Iptu Andi Agung, menyampaikan bahwa berdasarkan pemantauan sejak hari pertama operasi pada Jumat (13/3), volume kendaraan masih tergolong normal seperti hari biasa.

“Kalau kita lihat dari data empat hari awal Operasi Ketupat, pergerakan kendaraan masih belum menunjukkan peningkatan signifikan yang mengarah pada arus mudik. Berdasarkan data di Tol Singosari, Lawang, dan Pakis,” ujar Andi Agung saat ditemui di Pos Terpadu Pelayanan Karanglo, Rabu (18/3).

Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah kendaraan keluar dari Malang menuju arah Kota Surabaya pada Jumat (13/3) tercatat sebanyak 19.860 kendaraan. Angka tersebut meningkat pada Sabtu (14/3) menjadi 22.044 kendaraan, kemudian menurun pada Minggu (15/3) menjadi 18.873 kendaraan, dan kembali naik pada Senin (16/3) menjadi 20.823 kendaraan.

Sementara itu, volume kendaraan yang masuk ke wilayah Malang, baik menuju Kota Malang maupun Kota Batu, juga mengalami fluktuasi. Pada Jumat tercatat sebanyak 20.939 kendaraan, meningkat pada Sabtu menjadi 22.842 kendaraan, lalu menurun pada Minggu menjadi 17.805 kendaraan, dan kembali naik pada Senin menjadi 20.304 kendaraan.

Dari data tersebut, Andi menegaskan bahwa volume kendaraan masih berada dalam kisaran normal dan belum menunjukkan pola lonjakan khas arus mudik Lebaran.
Menurutnya, kepadatan lalu lintas lebih banyak dipengaruhi aktivitas masyarakat lokal di kawasan Malang Raya, bukan pergerakan pemudik.

Untuk arus menuju Kota Batu, kondisi lalu lintas bahkan terpantau lebih lengang dibandingkan hari biasa. Sebaliknya, arus kendaraan yang mengarah ke Kota Malang terlihat lebih ramai. Hal ini diperkirakan dipicu oleh mobilitas warga selama bulan Ramadan, seperti aktivitas bekerja, berbelanja, hingga berburu kuliner.

“Peningkatan biasanya terjadi di sore hari, di atas pukul 16.00 WIB, baik dari arah utara maupun dari arah Kepanjen, semuanya mengarah ke Kota Malang,” pungkasnya. Polres Malang memastikan akan terus melakukan pemantauan intensif selama Operasi Ketupat Semeru 2026 guna mengantisipasi potensi peningkatan arus mudik dalam beberapa hari ke depan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.